SketsaNusantara.id - Sego wiwit atau nasi wiwit merupakan makanan yang biasa disajikan saat masa panen padi tiba di Jawa.
Ada pula yang menggunakan Sego Wiwit untuk mengawali masa menanan padi.
Tradisi ini biasa disebut wiwitan yang telah dilakukan secara turun temurun.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman visitingjogja.jogjaprov.go.id, nama Sego Wiwit sendiri berasal dari bahasa Jawa. Sego berarti nasi, sedangkan wiwit bermakna permulaan.
Tradisi makan sego wiwit menjadi simbol rasa syukur para petani kepada Dewi Sri atas perlindungan tanaman padi mereka.
Padi yang siap panen, melimpah, tanpa hama, serta tanah yang subur perlu disyukuri.
Di beberapa daerah, Sego Wiwit biasanya disajikan saat akan panen padi. Yang berarti permulaan untuk menanam.
Harapannya, padi yang ditanam akan tumbuh subur sehingga panen raya dapat terlaksana.
Ada pula memakai tradisi Sego Wiwit saat panen tiba. Artinya permulaan memanen padi.
Keduanya sama-sama memiliki tujuan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diterima.
Isi Sego Wiwit
Artikel Terkait
Camilan Kesukaan Sunan Kudus, Muncul Setahun Sekali! Kuliner Ini Pernah Punya Sejarah Unik Sepanjang Era Wali Songo
Jadi Kuliner Khas Muntilan, Konon Makanan Ini Jadi Sarapan Pangeran Diponegoro
Punya Rasa Sambal yang Khas, Kuliner di Banyuwangi ini Memberikan Sensasi Seperti Tertampar Ketika Makan
Sudah Ada Sejak Zaman Kerajaan, Cari Menu Sarapan Legend Khas Demak Wajib Coba Kuliner Ini, Bikin Nostalgia
Jadi Kesukaan Sunan Muria, Intip Kuliner Khas Kudus yang Muncul 1 Tahun Sekali, Wali Songo Ini Doyan Makan Sehat?
Mengulik Kisah Lumpia, Kuliner Peranakan yang Bertumbuh Menjadi Ikon Khas Kota Semarang
Dari Umpatan Jadi Simbol Toleransi, Kuliner Favorit Sunan Kudus Ini Punya Sejarah Unik