Kemudian, serabi Bandung biasanya disajikan dengan kuah yang dibuat dari gula Jawa dan santan yang disebut kinca.
Sementara untuk serabi Solo, santan kelapa akan ditambahkan saat proses pembuatan kue itu masih berlangsung.
Selain di Jawa, serabi juga bisa ditemukan di Minang, Betawi, Cirebon, Tegal, dan berbagai daerah lainnya dengan ciri khas masing-masing.
Pada perkembangannya sekarang, serabi mempunyai banyak variasi rasa, mulai dari original hingga menggunakan berbagai topping.
Mulai dari topping manis seperti mayonaise dan coklat serta topping asin yakni ayam dan sosis.
Selain itu masih banyak rasa dan varian kue serabi yang lainnya.***
Artikel Terkait
Kisah Inspiratif Giovanni Edgar Triandana, Pemuda Putra Tukang Kue yang Lolos Jadi Polisi Tanpa Keluarkan Biaya Sepeserpun
Punya Filosofi Mendalam, Kupas Makna Kue Apem, Sudah Ada Sejak Zaman Wali Songo, Berasal dari Bahasa Arab?
Jumbrek Makanan Jenis Apa? Kuliner Tradisional Khas Lamongan Eksis Sejak Abad ke-15, Dulu Favorit Sunan Drajat?
Beginilah Asal-usul Kue Putu yang Jadi Kudapan Manis Khas Jawa, Ternyata Ada Pengaruh dari Tiongkok?
10 Kosakata Bahasa Jawa yang Diserap dari Bahasa Belanda, Nomor 3 Alat Transportasi Tradisional di Yogyakarta
Mengenal Asal-usul Nasi Liwet Gurih Makanan Tradisional Khas Jawa, Benarkah Bisa Digunakan Sebagai Media Tolak Bala?