SketsaNusantara.id - Pesarean Gunung Kawi merupakan salah satu wisata ritual dan budaya ziarah yang berada di Malang, Jawa Timur.
Pesarean Gunung Kawi cukup terkenal hingga tak pernah sepi pengunjung.
Banyak yang berziarah ke Pesarean Gunung Kawi, tempat bersemayamnya 2 sosok penyebar Islam di wilayah tersebut.
Baca Juga: Mengenal Sosok Misterius Ki Ageng Balak, Benarkah Memiliki Keterlibatan dengan Kerajaan Majapahit?
Salah satunya adalah sosok Eyang Djoego, salah satu tokoh yang melegenda di wilayah itu.
Eyang Djoego memiliki ilmu yang tinggi dan kharisma yang kuat.
Selain menyebarkan Islam, Eyang Djoego juga turut mengajarkan moral kejawen hingga keterampilan bagi masyarakat setempat.
Tak heran jika sosok Eyang Djoego sangat dihormati, bahkan di Pesarean Gunung Kawi selalu mengadakan peringatan kematiannya setiap tanggal 1 Selo dalam sistem Kalender Jawa.
Walau dimakamkan di Pesarean Gunung Kawi, namun Eyang Djoego bukan berasal dari Jawa Timur.
Ia adalah keturunan bangsawan, tepatnya cicit dari Susuhunan Paku Buwana I, dengan nama asli Raden Mas Soeryodiatmodjo.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs resmi Pesarean Gunung Kawi, Raden Mas Soeryodiatmodjo mengubah namanya nunggak semi dengan ayahandaynya menjadi Kyai Zakaria II.
Artikel Terkait
Kasultanan Yogyakarta Pernah Melebarkan Wilayah Sampai Malang! Ada Sesuatu Usai Tumbangnya Diponegoro
250 Anak Tangga Makam Sunan Bayat: Petualangan Mistis di Makam Sunan Bayat yang Wajib Anda Kunjungi!
Makam Keramat Ki Ageng Balak, Asal-usul Nama hingga Adanya Tradisi Pulung Langse pada Akhir Bulan Suro
Penyebab Sunan Bayat Tinggalkan Kekuasaannya di Semarang ke Daerah Bayat, Benarkah Ada Keterlibatan Sunan Kalijaga?
Mengenal Sosok Misterius Ki Ageng Balak, Benarkah Memiliki Keterlibatan dengan Kerajaan Majapahit?