Selama perjalanan mengembara, Kerajaan Majapahit penuh akan konflik yang hanya bisa diselesaikan oleh Raden Sujono.
Di akhir Prabu Brawijaya V menginginkan putranya untuk kembali ke kerajaan namun Raden Sujono menolak dan hanya memberikan sebuah saran dan prasarana untuk memulihkan Kerajaan Majapahit.
Arti nama Balak kedua yakni pageblug atau penyelesaian masalah. Seperti cerita sebelumnya yang mana Raden Sujono bisa menyelesaikan masalah yang terjadi di Kerajaan Majapahit.
Dikutip SketsaNusantara.id dari YouTube channel FGLSN Manditi, asal-usul adanya makam Ki Ageng Balak bermula dari sebuah cerita seorang penggembala sekaligus pencari rumput yang mendapat bisikan suara untuk mengurus sebuah gundukan tanah tinggi di waktu menjelang Isya.
Cerita penggembala yang mendapat bisikan ghaib tersebut akhirnya sampai ke telinga warga dan terus menyebar dari mulut ke mulut hingga akhirnya gundukan tanah tinggi tersebut yang menjadi lokasi makam Ki Ageng Balak.
Makam Ki Ageng Balak awalnya hanya didatangi peziarah daerah setempat. Namun kini menjadi objek wisata religi yang dikunjungi oleh peziarah berbagai daerah.
Baca Juga: Mitos Puncak Gunung Lawu, Konon Jadi Tempat Pengasingan Prabu Majapahit Brawijaya V
Tradisi yang sangat sakral juga menyelimuti makam Keramat Ki Ageng Balak, yakni bernama Pulung Langse.
Tradisi Pulung Langse merupakan upacara pergantian selambu/kain di atas makam Ki Ageng Balak yang dilakukan oleh juru kunci makam setiap akhir bulan Suro atau Muharram.
Tradisi Pulung Langse digelar dan diikuti oleh masyarakat setempat, apapun juga masyarakat menyiapkan gunungan berupa beragam buah dan sayuran hasil alam untuk nantinya diperebutkan sebagai penutup Pulung Langse.
Dikatakan bahwa perebutan gunungan membawa keberkahan dan keberuntungan dalam hidup.***
Artikel Terkait
Lokasi Makam Mbah Panggung Tegal, Jejak Petilasan Peradaban Islam di Kota Tegal yang Ramai Peziarah Kubur, Mantan Murid Syekh Siti Jenar?
Mengulik Kisah Makam Ki Juru Mudi, Sosok Muslim yang Dimakamkan di Klenteng Sam Poo Kong Semarang
Lokasi Makam Syekh Jumadil Kubro Semarang, Tokoh Penyebar Islam yang Dikenal Sebagai Bapak Wali Songo
Makam di Atas Bukit Dusun Bero Klaten Ada Pohon Keramat Dipercaya Jelmaan Abdi Raja Kediri Jayabaya, Tempat Cari Wangsit?
250 Anak Tangga Makam Sunan Bayat: Petualangan Mistis di Makam Sunan Bayat yang Wajib Anda Kunjungi!