Minggu, 19 Juli 2026

Mengulik Kisah Makam Ki Juru Mudi, Sosok Muslim yang Dimakamkan di Klenteng Sam Poo Kong Semarang

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Senin, 15 Juli 2024 | 17:45 WIB
Klenteng Sam Poo Kong tempat makam Ki Juru Mudi Semarang (Laman dkjn.kemenkeu.go.id)
Klenteng Sam Poo Kong tempat makam Ki Juru Mudi Semarang (Laman dkjn.kemenkeu.go.id)

 

SketsaNusantara.id - Tahukah anda bahwa di Indonesia ada sebuah klenteng yang memiliki makam orang muslim di dalamnya?

Klenteng tersebut adalah Klenteng Sam Poo Kong yang ada di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Di dalam klenteng tersebut ada situs makam Ki Juru Mudi atau Wang Jing Hong, seorang tokoh muslim yang merupakan nahkoda Laksamana Cheng Ho saat menjelajahi Nusantara.

Baca Juga: Klenteng di Muntilan ini Miliki Altar Presiden ke-4 Republik Indonesia, Diperlakukan Sama dengan Dewa-Dewi

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari Napak Tilas Sam Poo Kong di laman dkjn.kemenkeu.go.id, diceritakan bahwa rombongan kapal Laksamana Cheng Ho pernah singgah di Nusantara saat China berada dibawah kekaisaran Dinasti Ming pada abad ke 15.

Dengan seorang juru mudi atau juru navigator Wang Jing Hong, Laksamana Cheng Ho dan pasukannya pernah singgah di Pantai Simongan, Semarang.

Sehingga Wang Jing Hong menjadi juri mudi muslim yang memiliki peran penting dalam keberhasilan pelayaran Laksamana Cheng Ho ke Pulau Jawa. 

Ia menunjukkan jalur yang aman untuk berlabuh di perairan Semarang, namun ketika berlabuh di Semarang ia jatuh sakit hingga akhirnya wafat.

Lalu jenazahnya dimakamkan di tempat yang kini menjadi kompleks Sam Poo Kong, dekat dengan Klenteng Sam Poo Kong yang dibangun untuk menghormati Laksamana Cheng Ho.

Baca Juga: Di Mana Makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan? Salah Satu Objek Wisata Religi Terkenal di Tasikmalaya

Sebagai bentuk penghormatan terhadap Wang Jing Hong, karena ia merupakan juru mudi andalan Laksamana Cheng Ho maka ia kemudian diberi nama Ki Juru Mudi.

Makam Ki Juru Mudi kini menjadi salah satu tempat bersejarah di Semarang yang sering dikunjungi wisatawan. 

Klenteng Sam Poo Kong sendiri dibangun untuk simbol penghormatan terhadap jasa-jasa Laksamana Cheng Ho dalam memperkuat hubungan antara Tiongkok dan Nusantara pada masa lalu dalam perdagangan, pertanian dan penyebaran agama islam.

Meski merupakan klenteng untuk pemeluk Tri Dharma, namun banyak muslim yang datang untuk berziarah ke makam Wang Jing Hong, sang juru mudi kapal Laksamana Cheng Ho.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: dkjn.kemenkeu.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X