Minggu, 19 Juli 2026

Candi di Prigen Ini Merupakan Perpaduan Hindu-Buddha, Tempat Pendharmaan Salah Satu Raja Singasari

Photo Author
Irma Agustiana, Sketsa Nusantara
- Jumat, 5 Juli 2024 | 21:14 WIB
Candi Jawi tampak dari depan  (tangkapan layar alwaysfresh.pasuruankab.go.id/disparkabpasuruan)
Candi Jawi tampak dari depan (tangkapan layar alwaysfresh.pasuruankab.go.id/disparkabpasuruan)

Candi Jawi pernah dipugar oleh Belanda pada periode 1938-1941, dan kemudian kembali dipugar pada masa Orde Baru sekitar 1975-1980.

 Baca Juga: 6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Kokoh Berdiri Hingga Saat Ini, Cocok Banget Buat Destinasi Wisata Kamu, Yuk Kunjungi!

Meskipun demikian, banyak arca-arca yang telah hilang dari daerah candi ini lantaran sebagian dipindahkan ke Museum dan ke tempat-tempat komersial.

Untuk menarik wisatawan sekaligus melestarikan Candi Jawi, terdapat Pentas Seni Bulan Purnama yang dilaksanakan setiap malam bulan purnama berupa seni tari tentang legenda Candi Jawi.

Akses menuju candi Jawi ini sangat mudah karena terletak persis di sebelah jalan raya, turut menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: www.pasuruankab.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X