SketsaNusantara.id - Kerajaan Demak diyakini sebagai kerajaan Islam tertua di Pulau Jawa.
Seperti yang dikisahkan dalam buku-buku sejarah yang banyak beredar di sekolah-sekolah.
Kerajaan Demak didirikan di akhir abad ke-15 oleh Raden Patah yang merupakan keturunan Raja Majapahit.
Kerajaan Demak juga dipercaya memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa bersama Wali Songo.
Sayangnya, jejak-jejak Kerajaan Demak sangat sedikit hingga dicap sebagai kerajaan yang hilang.
Hanya ada 2 peninggalan sejarah yang menjadi bukti kebesaran Kerajaan Demak.
Ada beberapa versi terkait minimnya peninggalan Kerajaan Demak hingga keberadaannya diragukan sebagaimana dihimpun dari buku Sunan Kalijaga dan Mitos Masjid Agung Demak terbitan Penerbit Adab (2021) yang ditulis Fairuz Sabiq.
Pertama, yakni akibat diasingkannya Amangkurat III ke Sri Lanka oleh Pemerintah Hindia Belanda.
Saat itu seluruh pusaka Kerajaan Demak dibawa oleh pendahulu susuhan Pakubuwono I ini.
Versi kedua menyebutkan bahwa sebelum keruntuhan Kerajaan Demak, konon keraton Demak dibakar tidak bersisa.
Artikel Terkait
Bukan Majapahit, Tome Pires, Penjelajah Portugis Terpukau, Kerajaan di Jawa Ini Memiliki Istana dan Berbagai Perlengkapan Bersepuh Emas
Asal-usul Suku Sunda: Apakah Punya Leluhur yang Sama dengan Suku Jawa? Begini Faktanya
Keris Kalamunyeng Sunan Giri Pusaka Keramat Wali Songo vs Keris Mpu Gandring Milik Ken Arok, Lebih Sakti Mana?
Sang Pemimpin Wali Songo, Sunan Gresik: Punya Karomah Menurunkan Hujan Lebat Hingga Dianggap Titisan Dewa
4 Pusaka Sakti Wali Songo: Ada Keris Sunan Kalijaga hingga Milik Sunan Giri Kalahkan Pasukan Majapahit tanpa Dipegang
7 Nama Lain Sunan Kalijaga: Ganti Peran Beda Panggilan, Wali Songo Ini Saat jadi 'Berandal' Terkenal dengan Sebutan...