Minggu, 19 Juli 2026

Jarang Diketahui, Pati Ternyata Gudangnya Kyai, Ada Siapa Saja?

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 18 Juni 2024 | 07:45 WIB
Peta Kabupaten Pati dan KH Sahal Makhfudz. (Kolase Patikab.go.id dan NU.or.id)
Peta Kabupaten Pati dan KH Sahal Makhfudz. (Kolase Patikab.go.id dan NU.or.id)

Dari Saridin Syekh Jangkung, Syekh Ahmad Mutamakkin, hingga KH Sahal Makhfudz

Bicara soal Pati tentu juga tak akan lepas dari nama Saridin alias Syekh Jangkung.

Syekh Jangkung merupakan tokoh penting di tahun 1500-an yang disebut sebagai keturunan Sunan Muria. Sampai hari ini, warga Pati masih menyelenggarakan Haul Syekh Jangkung setiap tanggal 14 dan 15 Rajab.

Nama Syekh Ahmad Mutamakkin juga lekat dengan masyarakat Pati. Dilansir dari Alanwariyah.or.id, tokoh ini biasa dikenal dengan sebutan Ki Cibolek.

Syekh Ahmad Mutamakkin sebenarnya lahir di Tuban, Jawa Timur. Namun, ia meninggal di Desa Kajen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Warga pun rutin mengadakan haul setiap tanggal 10 Muharram.

Sosok KH Sahal Makhfudz juga berasal dari Kajen dan merupakan ulama yang sangat disegani.

Sejak tahun 1963, Kyai Sahal Makhfudz memimpin Pesantren Maslakul Huda di Kajen, Margoyoso.

Dilansir dari Kemenag.go.id, Kyai Sahal bukan saja seorang ulama yang senantiasa ditunggu fatwanya, atau seorang kiai yang dikelilingi ribuan santri.

Sang kyai juga dikenal sebagai sosok pemikir yang menulis ratusan risalah berbahasa Arab dan Indonesia, dan aktivis LSM yang mempunyai kepedulian tinggi terhadap problem masyarakat kecil.***

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X