Sewaktu diangkat menggantikan Sultan Trenggono, Sunan Prawoto dalam keadaan buta alias tidak bisa melihat.
Menurut cerita rakyat, kebutaan itu akibat kutukan yang ia terima karena telah membunuh pamannya sendiri, Pangeran Surowiyoto (Raden Kikin), ayah dari Arya Penangsang.
Konon, tujuan pembunuhan itu agar melanggengkan tahta Sultan Trenggono di Kesultanan Demak.
Peristiwa itu pula yang menyulut dendam Arya Penangsang, selain karena ia juga merasa paling berhak menjadi raja.
Sunan Prawoto dan istrinya, dibunuh oleh Arya Penangsang pada 1549.
Tokoh fenomenal dalam sejarah itu pun akhirnya diakhiri hidupnya oleh Jaka Tingkir alias Sultan Hadiwijaya.
Nama Desa Prawoto tentunya diambil dari sosok sultan yang bergelar Raden Mukmin atau Muk Ming itu.
Setiap tanggal 15 Rajab, diselneggarakan khaul di lokasi makam tersebut.
Rangkaian acaranya meliputi kirab, pengajian, dan upacara ganti kelambu setiap tanggal malam 16 dan 17.***
Artikel Terkait
Duh! 4 Pria di Sukolilo Pati Jadi Korban Main Hakim Sendiri, Disangka Maling Padahal Mau Lacak Mobil Rental
Kronologi Kasus Pengeroyokan Pati, Bos Rental Mobil Asal Jakarta Tewas Dihajar Massa Usai Diteriaki Maling
Berburu Spot Foto Instagramable! 6 Destinasi Wisata Terbaik di Pati, Bisa Jadi Tempat Healing
Bukan Sembarang Gua, Pesona Alam Pati Tempat Semar Bersemedi Ini Saksi Sunan Gresik Islamkan Majapahit?