Kamis, 4 Juni 2026

Asal-usul Opor Ayam yang Terhidang Saat Idul Fitri, Akulturasi Budaya India, Arab, dan Jawa dalam Tradisi Lebaran

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 20 Maret 2026 | 07:30 WIB
Sejarah Opor Ayam  (Instagram @mienscatering)
Sejarah Opor Ayam (Instagram @mienscatering)

Sebagai bukti, di India, kari sering menggunakan yogurt atau susu untuk memberikan kekentalan.

Baca Juga: Bukan Cuma Gulai atau Opor Ayam, 10 Artis Indonesia Ini Punya Menu Lain yang Disajikan Saat Lebaran: Ada yang Bikin Rawon hingga Cupcake

Karena bahan-bahan tersebut tidak umum di Nusantara pada masa lalu, masyarakat menggantinya dengan santan.

Penggunaan santan inilah yang membuat opor memiliki cita rasa yang lebih gurih dan creamy, khas lidah orang Indonesia, khususnya di Jawa.

Fadly Rahman mencatat bahwa pemilihan opor ayam sebagai menu utama Idulfitri tidak lepas dari nilai filosofis dan sosiologis yakni simbol kedekatan dengan ketupat yang sering dikaitkan dengan istilah 'ngaku lepat'.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Buku Fadly Rahman: Rijsttafel, Budaya Kuliner di Indonesia M

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X