Di Singkawang, Kalimantan Barat, tradisi Tatung selalu menjadi daya tarik utama. Ritual ini dipercaya sebagai upaya membersihkan kota dari roh jahat.
Tradisi Tatung merupakan perpaduan budaya Tionghoa dan Dayak. Prosesi ini menampilkan atraksi spiritual yang sarat nilai simbolik.
Selain itu, barongsai dan liong kini tidak hanya dimainkan warga keturunan Tionghoa. Berbagai suku di Indonesia turut berpartisipasi aktif.
Keterlibatan lintas budaya menjadikan Cap Go Meh sebagai simbol kebersamaan. Tradisi ini memperlihatkan kuatnya nilai toleransi dalam kehidupan sosial.
Cap Go Meh memiliki perbedaan mendasar dengan Imlek. Imlek menandai awal tahun baru, sedangkan Cap Go Meh menjadi penutup rangkaiannya.
Perayaan Imlek biasanya diisi dengan sembahyang, jamuan keluarga, dan pembagian angpao. Sementara Cap Go Meh diwarnai atraksi budaya dan festival rakyat.
Meski berbeda, keduanya saling melengkapi dalam satu rangkaian perayaan. Tradisi ini terus dijaga lintas generasi hingga saat ini.
Cap Go Meh tidak sekadar ritual budaya. Perayaan ini merekam sejarah panjang, makna spiritual, dan semangat kebersamaan yang hidup di tengah masyarakat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
6 Poster Tahun Baru Imlek 2026, Desain Spesial Tahun Kuda Api yang Cocok untuk Beragam Acara
Isi Angpao Imlek Biasanya Berapa? Begini Loh Tata Cara hingga Aturannya, Jangan Kasih Uang dengan Jumlah...
10 Link Twibbon Hari Raya Imlek 2026, Desain Baru dan Gratis untuk Postingan Instagram
10 Ucapan Imlek Gong Xi Fa Cai 2026 Sederhana tapi Sarat Doa dan Harapan, Cocok untuk Status WA atau Caption IG
Jadi Sorotan Media Asing, Inilah Beragam Tradisi Unik Perayaan Imlek di Indonesia, Semarak Tahun Baru China dengan Akulturasi Budaya yang Penuh Makna