Minggu, 19 Juli 2026

Desa Wisata Kelor Sleman: Destinasi Tenang di Lereng Merapi dengan Sungai Gendhol Jernih dan Aktivitas Alam Lengkap

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 26 Januari 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi suasana desa wisata di Sleman, Yogyakarta. (Pexels/Leon Huang)
Ilustrasi suasana desa wisata di Sleman, Yogyakarta. (Pexels/Leon Huang)

SketsaNusantara.id - Desa wisata masih menjadi pilihan favorit wisatawan yang mencari ketenangan.

Suasana hijau, udara segar, dan kehidupan desa menjadi daya tarik utama. Konsep ini juga berkembang pesat di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Sleman dikenal memiliki banyak desa wisata berbasis alam dan budaya lokal. Sejumlah desa di wilayah ini bahkan menjadi perintis desa wisata di Yogyakarta. Pengembangan dilakukan secara mandiri oleh warga setempat.

Baca Juga: Desa Wisata Adat Arjasa Jember: Destinasi Edukasi Budaya dengan Warisan Megalitikum, Seni Ritual, hingga Kuliner Khas Lokal

Kesadaran akan potensi lingkungan mendorong masyarakat ikut terlibat langsung. Selain menjaga budaya, desa wisata juga membuka peluang ekonomi baru. Salah satu yang berkembang adalah Desa Wisata Kelor.

Hijaunya pepohonan, pemandangan alam yang membentang, keramahan penduduk desa, dan nyamannya lingkungan khas pedesaan menjadi hal pertama saat pertama kali menjejakan kaki di Desa Wisata Kelor.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Jogjaprov.go.id, secara administratif, Desa Wisata Kelor berada di Dusun Kelor, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Lokasinya berada di kawasan lereng Gunung Merapi. Lingkungan desa masih asri dan terjaga.

Baca Juga: Pesona Desa Wisata Gamplong Sleman, Seni Tenun Turun-temurun yang Masih Hidup di Tengah Persaingan Industri

Sebagian besar penduduk Desa Kelor bekerja sebagai petani dan peternak. Warga juga membudidayakan jamur sebagai sumber penghasilan tambahan. Kebun salak menjadi pemandangan yang mudah ditemui di desa ini.

Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan warga setempat. Aktivitas keseharian masyarakat menjadi bagian dari pengalaman wisata.

Wisatawan juga dapat membeli salak langsung dari kebunnya.

Selain suasana desa, Desa Kelor menyediakan berbagai aktivitas alam. Area perkemahan disiapkan bagi pengunjung yang ingin bermalam di alam terbuka. Fasilitas pendukung tersedia dengan kondisi memadai.

Baca Juga: Desa Wisata Kasongan Bantul, Sentra Gerabah Yogyakarta dengan Sejarah Panjang dan Deretan Showroom Kerajinan

Tersedia pula arena outbound dengan berbagai permainan. Wahana ini dirancang untuk aktivitas kelompok dan keluarga. Flying fox menjadi salah satu fasilitas yang cukup diminati pengunjung.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: jogjaprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X