Kegiatan dimulai dari pembuatan pola hingga proses membatik menggunakan canting. Peserta juga memperoleh suvenir berupa hasil membatik pada sehelai kain kecil.
Biaya workshop membatik di Desa Giriloyo berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang. Selain mengikuti pelatihan, pengunjung dapat membeli batik tulis di galeri yang tersedia. Harga batik tulis bervariasi mulai dari Rp500.000 hingga Rp2.000.000.
Akses menuju Desa Wisata Giriloyo dapat ditempuh melalui Jalan Imogiri Timur ke arah selatan. Sekitar lima ratus meter setelah Jembatan Kembang Songo, terdapat penunjuk arah menuju Makam Sunan Cirebon.
Dari titik tersebut, pengunjung belok ke timur dan mengikuti jalan hingga persimpangan.
Setelah bertemu persimpangan, pengunjung mengambil arah kanan menuju Desa Giriloyo. Sekitar dua ratus meter kemudian akan terlihat joglo besar dan papan nama Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo. Lokasi ini menjadi penanda utama kawasan sentra batik desa tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Tak Sekadar Pemandangan Merapi, Desa Wisata Tunggul Arum Tawarkan Ritual Budaya, Kuliner Lokal, dan Spot Transit Lava Tour
Daya Tarik Desa Wisata Gabugan Sleman Yogyakarta, Konsep Pedesaan Alami dengan Agrowisata Salak Gading dan Aktivitas Edukatif
Daya Tarik Desa Wisata Trumpon Sleman Yogyakarta: Kebun Salak Pondoh dengan Pemandangan Merapi hingga Menoreh
Hanya 5 KM dari Monjali, Desa Wisata Tanjung Sleman Menyimpan Joglo 200 Tahun dan Pengalaman Hidup yang Masih Utuh
Desa Wisata Pulesari Sleman: Konsep Go Green, Sungai Jernih, dan Agrowisata Salak yang Ramai sejak 2012