Kamis, 4 Juni 2026

Di Balik Batik Tulis Keraton Mataram, Desa Giriloyo Menjaga Tradisi Membatik Turun Temurun sejak Abad 17

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi batik di Yogyakarta. (Pexels/Ruyat Supriazi)
Ilustrasi batik di Yogyakarta. (Pexels/Ruyat Supriazi)

Kegiatan dimulai dari pembuatan pola hingga proses membatik menggunakan canting. Peserta juga memperoleh suvenir berupa hasil membatik pada sehelai kain kecil.

Biaya workshop membatik di Desa Giriloyo berkisar antara Rp25.000 hingga Rp50.000 per orang. Selain mengikuti pelatihan, pengunjung dapat membeli batik tulis di galeri yang tersedia. Harga batik tulis bervariasi mulai dari Rp500.000 hingga Rp2.000.000.

Akses menuju Desa Wisata Giriloyo dapat ditempuh melalui Jalan Imogiri Timur ke arah selatan. Sekitar lima ratus meter setelah Jembatan Kembang Songo, terdapat penunjuk arah menuju Makam Sunan Cirebon.

Dari titik tersebut, pengunjung belok ke timur dan mengikuti jalan hingga persimpangan.

Setelah bertemu persimpangan, pengunjung mengambil arah kanan menuju Desa Giriloyo. Sekitar dua ratus meter kemudian akan terlihat joglo besar dan papan nama Sentra Industri Batik Tulis Giriloyo. Lokasi ini menjadi penanda utama kawasan sentra batik desa tersebut.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: jogjaprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X