SketsaNusantara.id - Setiap 10 November masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang kemerdekaan.
Salah satu pahlawan yang tidak dapat terlupakan bagi bangsa Indonesia adalah sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman yang dijuluki sebagai Bapak TNI.
Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang lahir di Purbalingga ini terkenal akan perjuangan heroiknya saat melakukan perang gerilya meski dalam keadaan sakit.
Baca Juga: Sambut HUT TNI 5 Oktober 2025, Inilah 10 Pesan Abadi Panglima Besar Soedirman untuk Bangsa Indonesia
Untuk mengenang perjuangannya didirikan sebuah museum di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikelola oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat.
Museum tersebut adalah Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman yang beralamat di Jalan Bintaran Wetan Nomor 3, Gunungketur, Pakualaman, Kota Yogyakarta.
Berikut beberapa informasi menarik tentang Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman.
1. Kediaman Dinas Jenderal Sudirman
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, gedung yang digunakan Museum Sasmitaloka Panglima Besar Jenderal Sudirman saat ini dibangun pada 1890.
Sempat beberapa kali beralih fungsi, pada 18 Desember 1945 hingga 19 Desember 1948 bangunan tersebut menjadi kediaman dari Jenderal Sudirman dan keluarganya.
Hingga pada akhirnya pada 30 Agustus 1982 museum yang sempat digunakan sebagai Museum Pusat Angkatan Darat ini diresmikan.
2. Terdapat Replika Tandu Perang Gerilya
Museum yang menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Kota Yogyakarta ini memiliki berbagai koleksi yang berkaitan dengan perjalanan perjuangan Jenderal Sudirman.
Artikel Terkait
Sosok Jenderal Besar Soedirman, Perjuangan yang Mengantarkannya hingga Dianugerahi Bintang 5! Hanya Ada 3 di Indonesia?
9 Quotes Terbaik dari Tokoh untuk Caption Hari Sumpah Pemuda 2024 dari Pramoedya Ananta Toer hingga Jenderal Soedirman
Marsinah Hingga Soeharto, ini Daftar 10 Tokoh yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Oleh Prabowo Subianto
Prabowo Subianto Tetapkan 10 Pahlawan Nasional, Nama Soeharto dan Marsinah Berdampingan Tuai Pro Kontra: Kok Bisa Korban dan Pelaku Satu Urutan?