Minggu, 19 Juli 2026

3 Suku Pesisir Nusantara yang Hidup di Atas Laut, dari Riau hingga Lembata

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 8 November 2025 | 20:00 WIB
Ilustrasi suku-suku di Indonesia yang hidup di laut. (Pexels/Joe Fikar)
Ilustrasi suku-suku di Indonesia yang hidup di laut. (Pexels/Joe Fikar)

SketsaNusantara.id - Indonesia dikenal sebagai negara maritim dengan beragam budaya yang tumbuh di sepanjang garis pantai dan sungai.

Di antara keunikan itu, terdapat suku-suku yang menjadikan air sebagai pusat kehidupan, bukan sekadar sumber penghidupan.

Tradisi mereka merekam cara manusia beradaptasi dengan laut, sungai, dan ritual yang diwariskan lintas zaman.

Baca Juga: Hukum Maritim Modern Ternyata Lahir dari Nusantara, Inilah Jejak Amanna Gappa dan Raja Bali Kuno

Bagi masyarakat pesisir, laut bukan hanya ruang ekonomi, tetapi juga wilayah spiritual.

Hidup di atas air menuntut ketekunan, kerja sama, serta keyakinan kuat terhadap alam.

Dari Kepulauan Riau hingga Kalimantan Selatan, kebudayaan mereka menjadi saksi kedekatan manusia dengan air yang membentuk jati diri dan nilai-nilai sosial.

Baca Juga: Kerajaan di Poros Timur Nusantara ini Pernah Mengguncang Dunia Maritim di Abad ke-17 hingga Menjadi Pusat Penyebaran Islam

Berikut tiga suku di Indonesia yang hingga kini masih mempertahankan kehidupan dan budaya di atas air, sebagaimana dilansir dari buku Warisan Bahari Indonesia.

1. Suku Laut: Pengembara di Perairan Kepulauan Riau

Suku Laut, atau Orang Laut, mendiami perairan Kepulauan Riau dan pesisir timur Sumatra.

Mereka hidup nomaden di atas perahu atau rumah kolong di laut dangkal. Bagi mereka, laut bukan sekadar tempat tinggal, tetapi bagian dari identitas dan keyakinan.

Baca Juga: 10 Poster Hari Maritim Nasional 23 September 2025, Template Siap Edit untuk Unggahan Story Instagram

Sistem kepercayaan Suku Laut berakar dari animisme, meski kini sebagian telah memeluk Islam atau Kristen.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Warisan Bahari Indonesia, Bambang Budi Utomo, Pustaka Obor,

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X