Sabtu, 4 Juli 2026

Makna Tersembunyi di Balik Cublak-Cublak Suweng: Permainan Anak Ciptaan Sunan Giri yang Sarat Ajaran

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 5 November 2025 | 09:30 WIB
Ilustrasi arti lagu Cublak-Cublak Suweng. (Pexels/Noval Gani)
Ilustrasi arti lagu Cublak-Cublak Suweng. (Pexels/Noval Gani)

Permainan sederhana ini ternyata memiliki simbol dakwah yang dalam. “Suweng” atau anting melambangkan harta atau kemuliaan, sedangkan “mencari suweng” berarti mencari nilai kehidupan yang sejati.

Dalam tafsir budaya Jawa, Cublak-Cublak Suweng mengajarkan bahwa kemuliaan hidup tidak ditemukan di luar diri, tetapi dalam hati yang bersih dan rendah hati.

Bagian lirik “Sir-sir pong dele kopong” menggambarkan nasihat agar manusia tidak menjadi seperti kedelai kosong, artinya jangan sombong atau merasa paling benar.

Lagu itu juga mengajarkan bahwa kebijaksanaan sejati terletak pada kerendahan hati, bukan pada kemegahan harta atau jabatan.

Inilah inti pesan dakwah Sunan Giri yang ia sampaikan dengan cara sederhana namun efektif.

Sunan Giri dikenal bukan hanya sebagai ulama besar, tetapi juga pionir pendidikan berbasis budaya. Melalui permainan rakyat dan tembang tradisional, ia menjadikan ajaran Islam terasa menyenangkan, membumi, dan mudah dipahami.

Buku Sejarah dan Dakwah Islamiyah Sunan Giri juga mencatat bahwa beliau menciptakan tembang-tembang tengahan dengan metrum Asmaradhana dan Pucung.

Karya-karya itu berisi ajaran ruhani yang tinggi dan digemari masyarakat luas, membuktikan kemampuan Sunan Giri menyatukan estetika Jawa dan nilai-nilai Islam.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Atlas Wali Songo, Agus Sunyoto, Pustaka Iman, Jakarta, 2014

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X