Kamis, 4 Juni 2026

7 Fakta Unik Tari Gandrung, Kesenian Khas Banyuwangi Jawa Timur, Bentuk Rasa Syukur hingga Penghormatan terhadap Alam

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Tari gandrung khas Banyuwangi Jawa Timur, bentuk penghormatan terhadap alam. (wonderfulimages.kemenpar.go.id)
Tari gandrung khas Banyuwangi Jawa Timur, bentuk penghormatan terhadap alam. (wonderfulimages.kemenpar.go.id)

Kesenian ini pertama kali dibawakan oleh seorang perempuan bernama Semi, lalu dilanjutkan oleh adik-adiknya dengan membawa nama panggung berawalan “Gandrung”.

Seiring waktu, kesenian ini menyebar ke seluruh penjuru Banyuwangi dan menjadi salah satu identitas kebudayaan masyarakat Banyuwangi.

3. Awalnya Terbatas

Pada awalnya kesenian ini hanya boleh ditarikan oleh para pelaku seni yang berasal dari keluarga penari Gandrung.

Namun sejak 1970-an, banyak perempuan muda yang berasal dari luar garis keturunan tersebut yang mempelajarinya dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan.

4. Laki-Laki Berdandan Perempuan

Pada perkembangannya, kesenian ini sempat dibawakan oleh laki-laki yang berdandan menyerupai perempuan.

Namun seiring dengan pengaruh ajaran agama yang melarang laki-laki menyerupai perempuan, tradisi tersebut sudah mulai jarang ditemui.

Pada 1914 penampilan tari gandrung yang diperankan oleh laki-laki benar-benar sudah tidak ada.

5. Simbol Perlawanan

Pada masa penjajahan, kesenian tari gandrung menjadi simbol perlawanan masyarakat Banyuwangi terhadap kolonial.

Pesan moral dan semangat patriotisme disampaikan melalui gerakannya yang energik, ekspresif, dan memikat.

6. Penghormatan Kepada Alam Semesta

Lebih dari sekadar seni pertunjukan, tari gandrung memiliki makna sebagai bentuk penghormatan kepada alam. Setiap gerakannya memiliki makna tersendiri.

Kelembutan gerakan tangan mencerminkan rasa syukur dan penghormatan, sedangkan gerakan langkah kaki yang dinamis menjadi simbol kerja keras serta keteguhan hati.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemenpar.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X