Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Menarik tentang Roti Buaya Khas Betawi, Menjadi Simbol Kesetiaan hingga Lambang Keteguhan dalam Rumah Tangga

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 17:00 WIB
Roti buaya, warisan budaya khas Suku Betawi yang menjadi simbol kesetiaan (indonesia.travel)
Roti buaya, warisan budaya khas Suku Betawi yang menjadi simbol kesetiaan (indonesia.travel)

SketsaNusantara.id - Budaya Betawi adalah satu dari ribuan budaya yang ada di Indonesia dengan ciri khas dan keunikannya.

Budaya yang dimiliki oleh suku dominan di Daerah Khusus Ibukota Jakarta ini telah menjadi identitas dan terus dijaga hingga kini.

Suku Betawi sendiri telah ada dan menetap di Jakarta sejak daerah tersebut bernama Batavia dan masih melestarikan tradisi-tradisi serta warisan budayanya.

Baca Juga: Dulu Makanan di Masa Sulit, Kini Jadi Camilan Legendaris di Yogyakarta yang Bertahan 40 Tahun sejak Masa Kolonial

Salah satu warisan budaya khas Betawi yang terjaga hingga kini adalah roti buaya. Seperti namanya, roti buaya adalah sebuah roti yang bentuknya menyerupai buaya.

Selama perkembangannya, roti buaya selalu diidentikkan dengan budaya Betawi dan menjadi ciri khas dalam acara-acara pernikahan adat suku Betawi.

Bukan hanya sekadar roti biasa, roti buaya juga memiliki makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Baca Juga: 4 Fakta Tradisi Egek, Cara Hidup Suku Moi Papua dalam Melestarikan Alam dan Menjaga Keseimbangan dengan Lingkungan Hidup

Berikut 5 fakta unik terkait roti buaya khas Betawi yang menarik untuk diketahui.

1. Seserahan Wajib dalam Pernikahan Adat Betawi

Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, pernikahan masyarakat Betawi tidak terlepas dari roti buaya.

Bahkan keberadaan roti buaya wajib ada dalam seserahan dan dibawa oleh pihak mempelai laki-laki untuk diberikan kepada mempelai perempuan.

Baca Juga: 5 Cendera Mata Khas Mandalika yang Wajib Dibawa Pulang oleh Wisatawan, Ada Kain Tenun hingga Perhiasan dari Mutiara

Dalam proses menghantar, roti buaya harus dalam kondisi baik hingga diterima oleh mempelai perempuan secara resmi.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X