Minggu, 19 Juli 2026

Momen Prabowo Bersulang dengan Emmanuel Macron Jadi Gunjingan, Ini Asal Usul Kebiasaan Toast di Negara Barat, Konon Dilakukan untuk Mengusir Iblis

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 30 Mei 2025 | 09:00 WIB
Ilustrasi - tradisi bersulang yang biasa dilakukan di negara Eropa saat peryaan atau jamuan makan malam kenegaraan (Freepik/Yuri Arcus Collection)
Ilustrasi - tradisi bersulang yang biasa dilakukan di negara Eropa saat peryaan atau jamuan makan malam kenegaraan (Freepik/Yuri Arcus Collection)

SketsaNusantara.id - Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Marcon ke Indonesia menarik perhatian publik, terutama momen Gala Dinner yang diselenggarakan pada hari Rabu, 28 Mei 2025.

Istana Negara Jakarta menjadi saksi momen diplomatik ketika Presiden Prabowo Subianto mengajak Emmanuel Macron dan Ibu Negara Brigitte Macron bersulang dalam jamuan makan malam kenegaraan.

Prabowo mengangkat gelas seraya mendoakan kesehatan tamu kehormatan dan kejayaan hubungan bilateral Prancis dengan Indonesia.

Baca Juga: Makan Malam Santai di Kertanegara, Jokowi dan Prabowo Pererat Silaturahmi dengan Canda Sambil Menikmati Ayam Goreng

Namun, momen bersulang ini memicu perdebatan di media sosial, karena dianggap kurang selaras dengan budaya Indonesia yang mayoritas Muslim.

Sebagian warganet menduga minuman dalam gelas menyerupai champagne yang mengandung alkohol. Prabowo sendiri menyebut minuman itu untuk kesehatan.

Lantas, apa makna tradisi bersulang dan mengapa tradisi ini menuai kritik di Indonesia? Dilansir SketsaNusantara.id dari buku "Toast" tulisan Paul Dickson, bersulang merupakan kebiasaan saat minum sebagai ungkapan penghormatan dan kebersamaan.

Bersulang atau dalam bahasa Inggris, toast, merupakan tradisi yang biasa dilakukan saat jamuan makan malam, sekadar mengangkat gelas dan mengarahkannya dengan gelas orang lain kemudian minum bersama.

Baca Juga: Emanuel Macron Sudah di Indonesia, Insiden 'Toyoran' Sang Istri yang Viral Dibalas Sindiran Ini Oleh Pemerintah Rusia

Kebiasaan ini merupakan budaya Barat dan bahkan sudah ada sejak abad pertama sebelum Masehi.

Menurut beberapa sumber, tradisi ini berasal dari Yunani Kuno dan konon kebiasaan bersulang ini dipercaya dapat mengusir iblis.

Beberapa orang meyakini, dentingan gelas saat bersulang dapat mengusir iblis yang kerap muncul saat manusia bersenang-senang dalam sebuah perayaan makan malam.

Pada dasarnya kebiasaan bersulang dilakukan dengan pesan dan niat baik serta pengharapan terhadap sesuatu yang diinginkan.

Baca Juga: 8 Tradisi Unik Perayaan Waisak di Berbagai Belahan Dunia: Ada Pindapata di Indonesia hingga Ama-cha di Jepang, Ini Maknanya

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X