Hidangan ini dikenal sebagai kesukaan Sultan HB VII. Bahkan, penyajiannya yang unik menunjukkan perhatian keraton terhadap tampilan dan nilai simbolik dalam makanan.
3. Dendeng Ragi
Dendeng Ragi memiliki cita rasa khas berkat kehadiran kelapa parut yang disangrai dan dicampurkan ke dalam tumisan daging dendeng.
Campuran ini menghasilkan rasa gurih-manis yang kaya dan tekstur yang menarik.
Menu ini adalah salah satu kegemaran Sultan HB IX, yang dikenal memiliki ketertarikan terhadap ragam kuliner lokal yang sarat kearifan tradisi.
4. Dendeng Gepuk dan Tanggar
Dendeng Gepuk dan Tanggar merupakan 2 jenis dendeng yang juga populer di kalangan keraton.
Dendeng Gepuk diolah dengan cara dibakar, menghasilkan tekstur empuk di dalam dan sedikit renyah di luar.
Sementara itu, Tanggar adalah variasi unik yang dimasak dengan cara dibakar di antara bilah bambu dan diolesi dengan santan kental. Metode ini memberikan aroma khas bambu dan rasa gurih mendalam. Kedua hidangan ini termasuk favorit Sultan HB VII.
5. Kolak Ati
Jangan tertipu oleh namanya, Kolak Ati bukanlah makanan penutup. Ini adalah olahan hati sapi yang dibakar seperti sate, dengan bumbu khas keraton yang kuat rasa rempahnya.
Sajian ini disukai Sultan HB VII dan menjadi bagian penting dari ragam menu istana yang kaya protein dan cita rasa.
Tak sekadar makanan, dendeng-dendeng ini adalah cerita tentang selera raja dan kekayaan dapur istana Yogyakarta yang patut dijaga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Paket Nasi Murah Meriah Cuma Rp 4 Ribu: Ini Resto di Jogja yang Sajikan Kuliner Enak dengan Harga Terjangkau
7 Fakta Menarik Dearly Djoshua, Pengusaha Kuliner yang Gandeng Ari Lasso di Nikahan Luna Maya: Gaya Hidup hingga Penampilan Awet Muda Curi Perhatian
Liburan Paket Lengkap di Dusun Bambu Bandung, Resort Mewah yang Tawarkan Wisata Kuliner, Outbound dan Sensasi Menginap di Pedesaan
Siap-Siap Ngiler! Intip 5 Rekomendasi Nasi Goreng Paling Enak di Surabaya, Cocok Jadi Jujugan Wisata Kuliner Malam yang Menggoda Tiada Dua
Nasi Goreng Dicampur dengan Bubuk Kopi, Gimana Rasanya? Warung Ini Tak Biasa, Kuliner Paling Unik di Surabaya, Sampai Pernah Masuk Televisi