Kamis, 4 Juni 2026

5 Olahan Dendeng Khas Kraton Yogyakarta: Favorit Para Raja Mataram dari Sultan HB VII sampai HB IX yang Masih Eksis

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 25 Mei 2025 | 12:00 WIB
Beragam jenis dendeng khas Kraton Yogyakarta yang jadi favorit para Sultan Mataram. (Dok. Ensiklopedi Kraton Yogyakarta terbitan Dinas Kebudayaan DIY cetakan ke-2 tahun 2014)
Beragam jenis dendeng khas Kraton Yogyakarta yang jadi favorit para Sultan Mataram. (Dok. Ensiklopedi Kraton Yogyakarta terbitan Dinas Kebudayaan DIY cetakan ke-2 tahun 2014)

SketsaNusantara.id - Keraton Yogyakarta tidak hanya menyimpan kekayaan budaya dan sejarah, tetapi juga kuliner yang sarat makna dan cita rasa.

Di antara warisan kuliner keraton yang bertahan dari masa ke masa, olahan dendeng menjadi salah satu primadona yang lekat dengan selera para sultan.

Dengan bumbu dasar bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan gula jawa, aneka dendeng ini diolah dengan teknik khas yang diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga: Henriz Play & Inspiration, Rekomendasi Tempat Nongkrong Viral di Bandung, Lengkap dengan Playground, Rooftop, dan Kuliner Hits

Dilansir dari buku Ensiklopedi Kraton Yogyakarta terbitan Dinas Kebudayaan DIY cetakan ke-2 tahun 2014, berikut 5 varian dendeng khas Keraton Yogyakarta yang tercatat sebagai menu favorit para raja.

1. Dendeng Age

Dendeng Age menjadi salah satu menu paling istimewa di dapur keraton.

Proses pengolahannya dilakukan dengan cara membakar potongan daging yang sebelumnya sudah dimarinasi, sambil terus diolesi dengan santan berbumbu. Perpaduan rasa gurih, manis, dan aroma asap dari pembakaran menjadikan Dendeng Age begitu menggugah selera.

Baca Juga: 2025 Masih Ada Harga Bakso di Bawah 10 Ribu? Ini Kuliner Paling Murah di Ibu Kota Jawa Timur, Warga Surabaya Gak Perlu Khawatir Kantong Bolong

Dendeng ini merupakan hidangan favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Tak heran jika masakan ini sering hadir dalam jamuan kenegaraan maupun perayaan istimewa keluarga keraton.

2. Dendeng Suwir

Kelezatan Dendeng Suwir terletak pada teknik memasaknya yang kompleks namun menghasilkan rasa yang dalam.

Daging sapi disuwir halus, lalu ditumis dengan bumbu khas, dibakar hingga kering, dan akhirnya disajikan di dalam bilah bambu, memberikan sentuhan estetika sekaligus aroma khas.

Baca Juga: Bikin Ngiler Nih! 5 Rekomendasi Bakso Paling Maknyus di Surabaya, Sajian Kuliner yang Gak Bikin Bosan dan Cocok Disantap Saat Hujan Malam

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Ensiklopedi Kraton Yogyakarta, Dinas Kebudayaan DIY (2014)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X