Minggu, 19 Juli 2026

Menyelami Balige Lewat Pasar Tradisional dan Kain Mandar, Jejak Sejarah di Tengah Riuhnya Arus Kehidupan

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 14:00 WIB
Pemandangan Danau Toba dan sekitarnya. (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)
Pemandangan Danau Toba dan sekitarnya. (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Selain pasar yang menjual hasil bumi, Balige masih melestarikan kain tenun khas wilayah tersebut atau disebut juga sebagai Mandar. Faktanya, dulu Balige sempat dikenal sebagai kota tekstil terbesar nomor 2 di Indonesia sekitar tahun 1960–1980.

Kain tenun Mandar yang berarti sarung dikenal memiliki pola unik, yaitu membentuk kotak-kotak kecil dengan tiga warna dan biasanya dibuat dari katun.

Kain tenun ini juga dikenal legendaris, sebab sangat umum dikenakan masyarakat Batak dari zaman dulu hingga sekarang.

Sejarah munculnya kain tenun Balige lekat dengan kehidupan masyarakat sederhana, terutama bagi para buruh yang bekerja di ladang dan pertanian.

Dulu kala masa perekonomian sedang sulit, mendatangkan kain tekstil dari Pulau Jawa amat memakan biaya. Sementara kebutuhan sandang cukup krusial, apa lagi kondisi cuaca yang begitu dinginnya.

Kondisi itulah yang mencetuskan masyarakat untuk menenun kain murah yang bisa menghangatkan tubuh, terutama bagi para petani yang mencari nafkah di lapangan.

Meskipun produsen kain Mandar tidak sebanyak dulu, beberapa pabrik tenunnya masih beroperasi dan mengekspor kain tersebut ke daerah-daerah lain di luar Sumatera.

Harapannya, seiring dengan berkembangnya pariwisata, kain tenun Mandar Balige akan lebih dikenal sebagai salah satu ikon Balige dan terus melestarikannya sampai tak lekang oleh waktu. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X