Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa demi visinya akan pendidikan yang inklusif dan tidak diskriminatif. Pendidikan yang tidak membuat seorang pun merasa lebih rendah dibanding siswa lain.
Nilai-nilai ini masih relevan untuk digunakan zaman sekarang bahkan hingga masa depan.
Bahkan, sekolah Taman Siswa sebetulnya masih berdiri. Lokasinya bisa dikunjungi di Bogor Tengah, Yogyakarta dan memiliki 150 cabang di seluruh Indonesia.
Sayang, bangunan Taman Siswa terlihat begitu tua dan kusam. Dilansir SketsaNusantara dari akun Instagram @pinotjohnny, dapat dilihat ubin-ubin lantai yang retak, cat dinding kotor, hingga meja-meja yang agak lapuk.
Alangkah baiknya jika warisan berharga Ki Hadjar Dewantara tersebut bisa direnovasi agar suasana belajar jadi lebih menyenangkan. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
PDF Teks Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Hari Pendidikan Nasional 2025 Lengkap dengan Doa Hardiknas 2 Mei
Isi Pidato Hardiknas 2 Mei 2025, Berikut Ini Poin-poin yang Dibahas Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti
Profil Ki Hajar Dewantara, Sosok di Balik Peringatan Hardiknas Tanggal 2 Mei, Keturunan Sultan Mataram yang Dijuluki Bapak Pendidikan
Peringati Hardiknas 2025, BRI Tunjukkan Komitmen Dukung Pendidikan Indonesia lewat Program BRI Peduli Ini Sekolahku