Baca Juga: Unik! Inilah Cara Orang Jawa Memberi Nama Anaknya, Syarat Makna Sayangnya Justru Jadi Bahan Ejekan
Pada saat itu kode huruf B digunakan untuk wilayah Batavia, alasannya karena batalyon B yang berhasil menaklukan daerah tersebut.
Akhirnya aturan tersebut diikuti oleh seluruh daerah yang berhasil ditaklukkan oleh masing-masing batalyon.
Misalnya untuk wilayah Surabaya menggunakan kode L karena berhasil ditaklukan oleh batalyon L, kode A untuk Banten, dan seterusnya.
Lantas bagaimana dengan Jogyakarta yang memiliki plat nomor kendaraan dengan kode AB?
Melansir dari akun TikTok @mang_ursunurang_sunda1 dijelaskan jika kode AB diperoleh dari dua batalyon yang bergabung menjadi satu.
"Jadi pada saat Inggris masuk ke Asia Tenggara itu awalnya inikan namanya Hindia Belanda, Raffles masuk batalyon A mendarat di Banten, batalyon B di Batavia, C itu batalyon cadangan, D menuju ke Bandung, E ke Cirebon, F ke Bogor, dan G ke Pekalongan," ucap narasumber.
"Setelah Banten dan Jakarta selesai mereka para batalyon ini menuju ke Jogyakarta makannya platnya Jogyakarta itu AB," lanjutnya.
Meskipun pada akhirnya pada tahun 1816 Belanda berhasil mengusir Inggris, namun aturan ini masih digunakan hingga saat ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Berdiri Sejak Zaman Belanda, Masjid Baitul Amien Jember Punya Arsitektur Unik dan Sarat Makna, Dulu Dibangun dari Botol dan Gabah Sumbangan Warga
Disebut Sebagai Daerah 1001 Umbul! Bongkar Penyebab di Balik Melimpahnya Sumber Mata Air di Kabupaten Klaten, Jadi Sumber Kejayaan Para Warga
Kisah Desa di Atas Awan dan Makam Keramat di Lereng Pegunungan Wilis, Ada Ritual Ziarah Bulan Suro yang Menarik Ribuan Peziarah ke Ngliman
Mau Healing Unik? Hutan Trembesi 100 Tahun di Banyuwangi Ini Punya Daya Tarik Mistis dan Romantis
Unik! Beda dari Palembang Apalagi Bangka, Inilah Empek-Empek Khas Pati yang Punya Cita Rasa Tersendiri dan Murah Meriah