Baca Juga: Pasca Ikuti Apel Kesiapsiagaan Nasional Jatim, Satpol PP Pulang Bawa Dua Penghargaan
Memasuki era 1960 - 1970-an pemberian nama anak-anak orang Jawa mulai tercampur dengan budaya barat dan Islam.
Nama-nama Willie, Agus, Rosalina, Muhammad, Anisa, Abdullah sudah mulai banyak digunakan menggantikan nama-nama dengan unsur Su, Sri, Em, Ah dan lainnya.
Tahun 1980 - 1990an nama-nama anak orang Jawa mulai terinspirasi dari tampilan TV dan Radio yang pada tahun itu sudah mulai mudah diakses masyarakat.
Penggunaan huruf konsonan seperti Z, Y, Q juga sudah banyak digunakan pada nama anak-anak orang Jawa.
Pergeseran pakem nama orang Jawa mulai terus tergerus dan ditinggalkan saat memasuki tahun millennium hingga saat ini.
Nama-nama Sri, Su, Ah, Em kini benar-benar ditinggalkan tergantikan dengan nama modern dan islami.
Cukup disesalkan di saat ini nama-nama orang tua yang menggunakan unsur kata Sri, Su, Ah, Em ini sering menjadi bahan ejekan anak zaman sekarang.
Padahal nama dengan unsur kata tersebut memiliki makna dan doa besar dari para orang tua zaman dahulu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Berdiri Sejak Zaman Belanda, Masjid Baitul Amien Jember Punya Arsitektur Unik dan Sarat Makna, Dulu Dibangun dari Botol dan Gabah Sumbangan Warga
Disebut Sebagai Daerah 1001 Umbul! Bongkar Penyebab di Balik Melimpahnya Sumber Mata Air di Kabupaten Klaten, Jadi Sumber Kejayaan Para Warga
Kisah Desa di Atas Awan dan Makam Keramat di Lereng Pegunungan Wilis, Ada Ritual Ziarah Bulan Suro yang Menarik Ribuan Peziarah ke Ngliman
Mau Healing Unik? Hutan Trembesi 100 Tahun di Banyuwangi Ini Punya Daya Tarik Mistis dan Romantis
Hidden Gem di Purworejo Jateng! Warung Sop Pak Mamik di Baledono yang Legendaris Sejak 1965, Ada Hal Unik di Rumah Makan Satu Ini