Selain itu, Telus Paskah juga menjadi simbol kebangkitan Yesus yang menghasilkan hidup baru bagi manusia.
Bagi umat Kristiani, telur juga memiliki makna kesuburan dan juga kelahiran.
Pada perayaan Paskah, telur-telur tersebut akan dihias dengan warna-warna cerah dan gambar motif simbolis seperti ikan atau salib.
Sejumlah sumber menyebutkan, munculnya tradisi Telur Paskah tak lepas dari kebiasaan umat Ktistian pada akhir puasa pra-Paskah.
Selama berpuasa, salah satu makanan yang tidak dikonsumsi oleh umat Kristiani yakni telur.
Umat Kristiani baru bisa mengonsumsi telur saat puasa berakhir sebagai simbol pembaruan dan perayaan bangkitnya Yesus.
Selain itu, telur paskah juga menjadi salah satu momen untuk mempererat hubungan antar umat Kristiani khususnya antar jemaat di dalam sebuah gereja.
Telus paskah juga kerap dijadikan sebagai hadiah antar anggota keluarga pada momen ini.
Tradisi memberikan telur di hari Paskah antar keluarga ini juga menjadi momen untuk mempererat ikatan keluarga untuk saling berbagai kehabagiaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
5 Fakta Menarik Tanaman Pinang, Pohon yang Konon Jadi Asal-Usul Jember Sudah Ada Sejak Zaman Purbakala hingga Dipercaya Bisa Mendatangkan Kemakmuran
Pacul Ternyata dari Cina? Menguak Asal Usul Alat Pertanian Cangkul sebagai Jejak Akulturasi Budaya Tionghoa di Indonesia
Benarkah Nama Jombang Berasal dari Kata Ijo dan Abang? Inilah Beberapa Versi Asal Usul Nama Kota Kelahiran Gus Dur
Bukan Sunan Bonang apalagi Sunan Kalijaga, Tembang Tombo Ati Ternyata Punya Asal-usul yang Lebih Baheula
Mengenal Asal Usul Desa Kalisat di Kabupaten Jember, Konon Katanya Berhubungan Erat dengan Penyebaran Agama
Asal-usul Es Dung-Dung Alias Es Puter, Ini 4 Fakta Unik tentang Es Krim Jadul di Zaman Penjajahan Belanda