Minggu, 19 Juli 2026

Penemuan Harta Karun di Ledokombo Jember, Kisah Nyata dari Tahun 1944 yang Tersimpan dalam Koran Lawas

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 April 2025 | 20:30 WIB
Ilustrasi harta karun yang ditemukan di Ledokombo Jember (Pixabay.com/ terimakasih0)
Ilustrasi harta karun yang ditemukan di Ledokombo Jember (Pixabay.com/ terimakasih0)

Baca Juga: 9 Ucapan Sambut Malam Lailatul Qadar 2025 untuk Dibagikan di 10 Hari Terakhir Ramadhan, Penuh Doa Menyentuh Hati!

Di Ledokombo, berdiri sebuah sekolah budaya yang diberi nama Tanoker.

Kata Tanoker ini berasal dari Bahasa Madura, yang berarti kepompong.

Tanoker didirikan oleh sepasang suami istri, Farha Ciciek dan sang suami Supo Raharjo pada tahun 2009 silam.

Berdirinya Tanoker ini tak lepas dari keresahan kepedulian sepasang suami istri tersebut pada anak-anak di Ledokombo yang ditinggalkan orang tuanya menjadi TKI saat usianya masih belia.

Baca Juga: Nyepi Merayakan Apa? Mengenal Hari Besar Umat Hindu dan 5 Fakta Menarik Perayaan di Bali, Jadi Inspirasi World Silent Day Loh

Tak hanya itu saja, kejadian-kejadian yang dialami anak-anak di Tanoker seperti putus sekolah, pengangguran, kekerasan terhadap anak hingga penyalahgunan narkoba juga menjadi salah satu alasan kuat Tanoker berdiri.

Di Desa TKI inilah sebuah harta karun dengan nilai fantastis ditemukan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X