SketsaNusantara.id - Felix Siauw ungkapkan kekecewaan pada pemerintah Indonesia yang melarang pengibaran bendera One Piece. Belum lama ini, bendera tersebut tak diperbolehkan berkibar bahkan ada ancaman pidana karena dianggap provokasi yang memecah belah bangsa.
Pendakwah keturunan Tionghoa ini bahkan sempat kena tegur petugas saat membawa bendera Jolly Rogers yang bergambarkan tengkorak bajak laut bertopi jerami tersebut.
Kala itu, Felix Siauw didatangi park ranger atau petugas keamanan saat olahraga pagi di Taman Ekspresi Sempur Bogor didampingi YouTuber Koiyocabe pada hari Minggu, 10 Agustus 2025.
"Idenya olahraga bareng @koiyocabe, nggak berapa lama kita bawa bendera One Piece sampai petugas datengin kita," tulis Felix Siauw dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @felix.siauw.
Dalam video unggahannya, tampak beberapa petugas keamanan meminta Felix Siauw dan Koiyocabe menurunkan atribut bendera One Piece yang dipakai saat berkeliling taman.
Beruntung, Felix Siauw bisa memberikan pengertian pada park rangers sehingga keluarga dan rombongannya tak diamankan petugas.
"Kumpul Nakama real life bawa bendera akhirnya bisa dibuat pertama di Bogor, dan butuh 30 menit dong (untuk menjelaskan), tapi alhamdulillah petugasnya baik-baik," katanya.
Felix Siauw pun memberikan orasi dan mengungkapkan kekesalannya pada pemerintah Indonesia yang tidak memperbolehkan siapa pun mengibarkan bendera One Piece.
Padahal aksi ini sebagai bentuk ekspresi masyarakat dan kebebasan berekspresi serta mengeluarkan pendapat telah dilindungi Undang-Undang Dasar 1945.
"Seminggu lalu aku kesel, kenapa bendera kaya gini aja dipermasalahin? Kaya nggak ada masalah lain aja yang perlu diselesaikan di Indonesia," ujarnya.
Ia menyinggung pemerintah terlalu membesar-besarkan hal sepele yang sebetulnya tidak perlu dipermasalahkan.