Menurutnya, kondisi di Indonesia saat ini mirip dengan anime One Piece sehingga marak pengibaran bendera Jolly Roger sebagai bentuk ekspesi kekecewaan masyarakat dan protes melawan ketidakadilan.
"Dalam anime One Piece, kita bisa memahami dunia. Jadi, di anime itu apa yang selama ini dibilang pemerintah adalah masalah sebenarnya bukan masalah," tuturnya.
"Mereka yang mengibarkan bendera One Piece ini punya tujuan yang sama, karena tidak ingin ada ketidakadilan. Kita nggak ingin semena-mena disuruh ini-itu, dilarang-larang tanpa dikasih tahu alasan dan tujuan yang jelas," ucapnya.
Pendakwah kelahiran tahun 1984 itu juga menyinggung pemerintah yang makin semena-mena dengan membuat kebijakan yang makin tak berpihak pada rakyat.
Felix menilai pengibaran bendera One Piece, bukan sebagai bentuk perlawanan, tetapi sebagai kritik yang seharusnya ditanggapi positif oleh pemerintah untuk berbenah.
"Apa sebenarnya masalahnya? Kita dilarang ini-itu, sedangkan mereka yang sudah punya jabatan, dia bisa semena-mena. Nyuruh orang, ngambil duit orang, bikin aturan yang ngerugiin orang lain," tandasnya.
"Makanya bendera (One Piece) ini diangkat, tapi anehnya ada yang bilang di TV kalo bendera ini sebagai bentuk perlawanan pada pemerintah," imbuhnya.
"Lalu aku ngomong, kalo kalian gak salah kenapa takut? kenapa takut sama bendera One Piece? Ini cuma bendera wibu, bendera anime," pungkas Felix.
Belakangan ini, masyarakat ramai mengibarkan bendera One Piece di bawah merah putih jelang HUT ke-80 RI menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025.
Bukan tanpa alasan, pengibaran bendera One Piece menunjukkan kondisi masyarakat Indonesia tidak baik-baik saja akibat kebijakan pemerintah yang makin tak bersahabat dengan rakyat.
Pemerintah menetapkan pajak di segala aspek yang makin "mencekik" dan merugikan rakyat. Sementara itu banyak kasus korupsi yang "mangkrak" dan tak ada kejelasan, bahkan hukuman yang diberikan dinilai ringan dan memberikan efek jera.
Ketidakadilan ini yang membuat bendera One Piece ramai dikibarkan, dan mengindikasikan bahwa masyarakat belum merasakan "kemerdekaan" yang sesungguhnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Ngakak Guling-Guling! Gus Miftah Ramai Dikaitkan dengan Kekuatan Luffy One Piece, Netizen: Gak Bahaya Tah?
5 Pesan Rahasia di Balik Video Ferry Irwandi 'Saya Baik-Baik Saja', Poster One Piece hingga Game Dota Jadi Kunci, Netizen: Banyak Pesan Tersirat
Netizen Menilai Presiden Prabowo Subianto 'Civil Phobia' Usai Singgung Demo Indonesia Gelap hingga Tolak RUU TNI yang Diduga Bayaran, Apa Artinya?
Presiden Prabowo Subianto Ungkap Dalang di Balik Tagar Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu, Sebut Ada yang Biayai!
Bebas Berekspresi, Dedi Mulyadi Tidak Permasalahkan Maraknya Pemasangan Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 RI: Merah Putih Tetap Berkibar Paling Atas