"Nah terus masuk itu pengkritik. Ini nih yang bikin tetap sehat sebagai penyeimbang, supaya makanan ini kaga jahat-jahat amat. Setelah pengkritik masuk, tambahin juga ini orang-orang pintar yang kagak cuma kritik doang, tapi bantu-bantu kasih solusi, ya walaupun kadang (omongan) mereka suka dipotong-potong," sambungnya.
Selain itu, Mega juga menambahkan air putih yang menjadi gambaran saat pendakwah ikut memberikan petuah saat kondisi carut marut di tanah air. "Dikasih deh itu air kotbah, atau air dari Ustadz juga boleh, biar penuh rasa syukur nanti pas makannya," kata Mega.
Terakhir dalam unggahannya, Mega juga ikut menyinggung buzzer-buzzer yang diduga ikut dikerahkan di tengah banyaknya kritik dan selama ini menyebarkan narasi membela pemerintah di media sosial.
Ia menggambarkan buzzer bak mie instan yang dampaknya bisa 'merusak'. Setelah memasak sayuran dan lauk yang sehat, penambahan mie instan menjadi kontras, karena pada akhirnya masakan tersebut malah jadi tidak sehat.
"Nah, setelah semuanya berkumpul menjadi satu, tiba-tiba masuklah buzzer-buzzer. Mereka ada banyak, tapi mereka bikin makanan ini semakin tidak sehat. Mereka suka yang instan-instan. Gak peduli nyakitin, yang penting dia bisa makan," sindirnya.
Unggahan tersebut kembali mencuri perhatian publik. Sejumlah tokoh turut memberikan respons, di antaranya akademisi dan pakar hukum tata negara Bivitri Susanti serta komika Ernest Prakasa.
Beragam komentar kocak dari warganet pun membanjiri unggahan Mega yang mengaku terhibur dengan cara Mega menyampaikan kritik melalui analogi memasak.
"Aman sih konten satir satu ini, tapi Mega nggak lagi didatangi polisi, siap-siap nanti dihujat buzzer," komentar salah satu warganet sambil menyisipkan emoji tertawa.
"Asli ngakak banget lihat konten memasaknya bu Mega wkwk, kok ya pas masuk banget narasinya menohok tapi santai. Buzzer gausah baper, inget loh ini konten masak," imbuh warganet lainnya.
Bukan pertama kali, Mega juga dulu sempat didatangi pegawai Dukcapil usai mengunggah video yang mengkritik Pemkab Tangerang.
Meski sempat panik karena didatangi polisi, konten Mega tersebut menegaskan bahwa dirinya pantang menyerah menyampaikan kritik melalui konten satir di media sosial.
Dalam unggahan lainnya, Mega Salsabila turut memberikan apresiasi sekaligus pesan kepada institusi kepolisian.
"Gue akui polisi kita makin hebat. Terbukti karena gue baru pindah rumah tapi polisi udah tau rumah gue. Padahal gue bikin konten belum 24 jam tapi udah ketemu, respect banget lho, makin canggih kan cepet banget," ucap Mega dalam unggahan video hari Sabtu, 11 Juli 2026.
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Minta Maaf dan Siap Diproses Hukum karena Materi Stand Up yang Menyinggung Adat Toraja, Titip Pesan Ini untuk Komika Indonesia
Komika Mega Salsabila Keluhkan Birokrasi di Kabupaten Tangerang yang Ribet Ketika Mau Urus Surat: Mau Cepat Pakai Pelicin Aja
Videonya yang Kritik Pemerintah Kabupaten Tangerang Viral, Mega Salsabila Didatangi Pegawai Dukcapil: Pejabat Lain Kemana, nih?
Sindiran Satir Komika Kukuh Adi di Tengah Polemik Pengadaan Motor Listrik untuk Operasional SPPG, Soroti Nasib Guru Honorer hingga Singgung Prioritas
Bukan Hal Sepele, Komika Kukuh Adi Singgung Kasus Pelecehan Verbal di UI yang Dianggap Cuma Sekedar 'Jokes Tongkrongan': Punya Mindset Jangan Katro!
Kritik Pedas Tiyo Ardianto Soroti Mahasiswa Bayaran saat Demo, Singgung Dugaan Keterlibatan Penguasa Dukung Program MBG hingga Pemerintahan Kolonial