Jumat, 19 Juni 2026

Paola Serena Siapa? Namanya Mendadak Ramai Dibicarakan di Tengah Polemik Pria Berkebaya di Malam 1 Suro Mangkunegaran hingga Berujung Minta Maaf

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 19 Juni 2026 | 18:00 WIB
Potret Paola Serena yang ikut jadi buah bibir usai mengunggah foto lelaki berkebaya saat ikut kirab malam 1 suro di Keraton Mangkunegaran Surakarta (Instagram/paola.serena)
Potret Paola Serena yang ikut jadi buah bibir usai mengunggah foto lelaki berkebaya saat ikut kirab malam 1 suro di Keraton Mangkunegaran Surakarta (Instagram/paola.serena)

"Terlepas dari hal itu, saya menyadari bahwa saya telah melakukan kesalahan karena kurang peka dan kurang memahami secara mendalam makna, nilai, serta dampak dari tradisi ini bagi banyak pihak," ujarnya.

Paola juga menyatakan menerima berbagai kritik dan masukan yang disampaikan secara baik sebagai bahan pembelajaran untuk dirinya di masa mendatang.

"Saya menerima segala masukan dan kritik yang diberikan dengan cara yang baik dan sopan sebagai pembelajaran berharga bagi diri saya agar dapat lebih bijaksana dan berhati-hati di kemudian hari," tulisnya.

Di akhir pernyataannya, Paola kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa terganggu atau tidak nyaman akibat unggahan tersebut.

Baca Juga: Isi Klarifikasi Nana Kencanawati Usai Komentar Gembrot Viral, Akui Tak Pantas dan Minta Maaf ke Publik

"Dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf atas kekhilafan dan ketidaknyamanan yang telah saya sebabkan. Terima kasih atas pengertian dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik," pungkasnya.

Polemik ini pun menjadi pelajaran bahwa tradisi budaya yang telah diwariskan lintas generasi tidak hanya dipandang sebagai sebuah acara seremonial semata, tetapi juga mengandung nilai, aturan, dan makna yang dihormati oleh banyak pihak.

Di tengah derasnya arus media sosial, peristiwa ini menunjukkan bagaimana sebuah unggahan sederhana dapat berkembang menjadi diskusi publik yang melibatkan aspek budaya, adat istiadat, dan sensitivitas masyarakat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X