Dalam penjelasannya, Sule juga menyebut bahwa tidak semua reaksi yang diterima bersifat negatif. Ia mengaku ada beberapa orang yang justru menyampaikan terima kasih karena dapat melihat situasi di sekitar rumah duka melalui video tersebut.
Menurutnya, sebagian orang yang tidak dapat datang langsung merasa terbantu dengan adanya rekaman tersebut.
Meski demikian, kontroversi mengenai etika pembuatan konten di lokasi yang sedang diliputi suasana duka kembali menjadi perbincangan di media sosial.
Banyak warganet menilai bahwa figur publik perlu lebih berhati-hati dalam membuat konten, terutama di tempat yang berkaitan dengan peristiwa sensitif.
Di sisi lain, ada pula yang menilai bahwa klarifikasi dan permintaan maaf yang disampaikan Sule merupakan langkah yang tepat untuk meredakan polemik.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya mempertimbangkan aspek etika dan empati dalam pembuatan konten digital, khususnya bagi para kreator yang memiliki banyak pengikut di media sosial.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
5 Kontroversi Sule yang Kini Dihujat Gegara Ngevlog Saat Melayat ke Rumah Duka Vidi Aldiano, Pernah Dituduh Sebagai "Pelawak Sombong"
BCL Ungkap Rasa Sedihnya atas Meninggalnya Vidi Aldiano: Gue Seperti Tahu Hari Ini akan Datang, Tapi Nggak Pernah Bener-Bener Siap
Bikin Nyesek, Fitrop Ungkap Kondisi Ibunda Vidi Aldiano Usai Pemakaman Sang Duta Persahabatan: Mama Besba Masih Bisa Senyum, tapi Matanya Capek Banget
Tak Banyak Diketahui Publik, Vidi Aldiano Ternyata Rajin Berdonasi dan Membuka Galang Dana untuk Sesama
Pemakaman Vidi Aldiano Dipenuhi Warna Biru, Sahabat Ungkap Maknanya