Kamis, 4 Juni 2026

5 Fakta Tari Glipang, Kesenian Khas Probolinggo Jawa Timur, Simbol Perlawanan terhadap Penjajahan Belanda di Masa Lampau

Photo Author
Arif Rohman Mu'tasim, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 11 Oktober 2025 | 10:00 WIB
Tari Glipang, kesenian khas Probolinggo Jawa Timur berusia lebih dari 100 tahun (pspbsi.unikama.ac.id)
Tari Glipang, kesenian khas Probolinggo Jawa Timur berusia lebih dari 100 tahun (pspbsi.unikama.ac.id)

Sebagai warisan budaya yang tercipta dari semangat perlawanan terhadap penjajahan Belanda, Tari Glipang memiliki corak yang identik dengan seorang prajurit.

Kesan tersebut dapat terlihat langsung dari riasan yang maskulin berupa cambang, kumis, dan perona mata yang tebal.

Tampilan tersebut dimaknai sebagai sosok prajurit laki-laki yang gagah, ditakuti, dan kuat dalam melawan musuh-musuhnya.

Tari Glipang juga memiliki semboyan “etembeng pote matah, mongok potiah tolang” yang artinya daripada putih mata, lebih baik putih tulang.

Semboyan tersebut melambangkan watak masyarakat Madura yang memegang teguh harga diri, sehingga pantang menyerah, meskipun nyawa yang menjadi taruhannya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X