Bagi Indra Lesmana dan komunitas jazz murni, pelestarian identitas budaya dan ruang bagi seniman jazz asli tetap menjadi prioritas.
Namun, promotor seperti Anas melihat pentingnya adaptasi dan keterbukaan dalam konteks industri dan pasar hiburan saat ini.
Yang jelas, perdebatan ini akan terus mengemuka setiap tahunnya, terutama setiap bulan Juli, saat panggung Prambanan Jazz kembali berdiri megah di antara candi-candi sejarah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Dimulai Hari yang Sama, Inilah 7 Perbedaan Sekolah Rakyat dengan Sekolah Umum: Mulai dari Fasilitas hingga Kurikulum Pembelajaran Berbeda?
Lara Nekic Umur Berapa? Aktris Asal Kroasia yang Menjadi Pemeran Elsa di Film Sore: Istri dari Masa Depan
Biodata Profil Junaidi Peserta Indonesian Idol 2025 yang Terciduk Dinsos Kota Bengkulu, Kasihan Ternyata Gara-gara Ini...
Wealth Management BRI Catat Kinerja Melesat, Raih Best Private Bank Indonesia di Singapura Berkat Layanan Premium Inovatif
Telusuri Propolis Brasil dari Indonesia, Profesor UNEJ Temukan adanya Kandungan CAPE Tinggi