Kamis, 4 Juni 2026

Telusuri Propolis Brasil dari Indonesia, Profesor UNEJ Temukan adanya Kandungan CAPE Tinggi

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Senin, 14 Juli 2025 | 16:25 WIB
Prof. Boy Arief Fachri, S.T., M.T., Ph.D., Guru Besar di bidang Optimasi Rekayasa Kimia UNEJ. (Humas UNEJ)
Prof. Boy Arief Fachri, S.T., M.T., Ph.D., Guru Besar di bidang Optimasi Rekayasa Kimia UNEJ. (Humas UNEJ)

 

SketsaNusantara.id - Salah satu guru besar di bidang Optimasi Rekayasa Kimia pada Program Studi Tekhnik Kimia, Fakultas Teknik (FT) Universitas Jember (UNEJ) melakukan penelitian propolis. Profesor tersebut bernama Prof. Boy Arief Fachri, dia melakukan penelusuran propolis Brasil dari Indonesia.

Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Boy Arief fokus pada peningkatan efisiensi dan kualitas ekstraksi.

Hasil penelitiannya menemukan propolis dengan kandungan CAPE tinggi, senyawa bioaktif yang selama ini identik dengan propolis asal Brasil.

Baca Juga: Universitas Jember Gelar Kegiatan Semarak Bulan Pancasila, Rektor UNEJ: Terus Hidupkan Semangat Pancasila

"Pada saat menjalankan penelitian mengenai optimasi ekstraksi propolis dengan CO2 superkritis, kami malah mampu menghasilkan propolis yang kaya akan senyawa CAPE. Senyawa ini, pada umumnya ditemukan di propolis Brasil," kata Prof Boy Arief, dalam pidato ilmiahnya saat pengukuhan sebagai guru besar, Senin 14 Juli 2025.

Selanjutnya kata dia, alasannya menggeluti bidang ini, ialah karena rekayasa kimian bermanfaat pada kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, dengan optimasi rekayasa kimia, memungkinkan kita menghasilkan rancangan alat, produk serta operasi proses teknik kimia yang lebih efisien.

Baca Juga: Buka RTAR ke 33, Kader PMII FIB UNEJ Luncurkan Kumpulan Karya Tulis Berjudul Zine

"Selain itu, hemat biaya dan berkelanjutan. Dengan mengoptimalkan proses, kita dapat mengurangi penggunaan energi dan bahan baku, meminimalkan limbah, serta meningkatkan kualitas produk," ujarnya.

Kendati demikian, kata dia, di balik pencapaian tersebut, terdapat tantangan besar yang harus dihadapi.

Seperti sistem kendali yang sangat presisi, pentingnya kontrol ketat dalam setiap tahapan proses, agar hasil yang diproleh bisa maksimal.

Baca Juga: Istimewa! Dengan Persiapan yang Matang, Tim Catur UNEJ Sabet Medali Emas di Pomprov Jatim 2025

"Namun, hasilnya bisa berperan dalam kontribusi global, seperti pengurangan limbah dan keberlanjutan energi," paparnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X