SketsaNusantara.id - Pada kalender hijriah terdapat bulan Syaban atau bulan kedelapan penanggalan Islam.
Bulan yang berdiri di antara bulan Rajab dan Ramadhan ini memiliki banyak keutamaan di dalamnya.
Syaban sering kali disebut sebagai bulan yang terlupakan atau dilupakan orang.
Alasan penyebutan ini sering kali ditemui orang-orang yang lalai di bulan Syaban karena diapit oleh 2 bulan mulia.
Namun, Syaban tak kalah istimewa dengan bulan mulia lain seperti 4 bulan haram.
Pada bulan kedelapan di penanggalan hijriah ini terdapat waktu penting di pertengahan bulannya.
Baca Juga: Mengapa Sholat Disebut Tiang Agama? Penjelasan Keutamaannya dalam Al Quran dan Hadis
Momen tersebut terletak pada malam Nisfu Syaban atau malam 15 di bulan kedelapan hijriah.
Di waktu itu dipercaya malaikat yang bertugas mencatat seluruh amal manusia akan menyerahkan catatannya kepada Allah SWT dan diganti dengan catatan baru.
Keutamaan lain di bulan ini juga terletak pada anjuran untuk memperbanyak puasa sunnah dan membaca Al Quran.
Baca Juga: Isra Miraj Ternyata Bisa Jadi Momen untuk Mengajarkan Sholat kepada Anak, Bagaimana Caranya?
Selain untuk melatih mempersiapkan puasa wajib bulan Ramadhan, saat Syaban tiba juga bisa melakukan qqdha puasa wajib.
Rasulullah SAW bersuka cita menyambut datangnya bulan Syaban, sebelum memasuki Ramadhan.