SketsaNusantara.id - Kebakaran hutan dahsyat yang melanda California, Los Angeles, dan beberapa wilayah di Amerika Serikat sejak hari Rabu, 8 Januari 2025 menjadi perhatian dunia.
Ustadz Khalid Basalamah, turut memberikan pandangannya terkait bencana yang melanda Negeri Paman Sam ini melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam tulisan berjudul "Angin adalah Bala Tentara Allah", Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan umat manusia akan kekuasaan Allah SWT dengan mengutip firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 266.
"Peristiwa yang terjadi di Los Angeles belakangan ini membuat kita sebagai muslim semakin yakin bahwa tiada kekuatan yang mampu menandingi kuasa-Nya," tulis Ustad Khalid Basalamah dalam postingan di akun Instagram @khalidbasalamahofficial pada hari Senin, 13 Januari 2025.
"Angin yang kencang, badai, hingga topan yang terjadi di berbagai belahan dunia adalah bukti nyata yang mengingatkan kita betapa dahsyatnya kekuasaan Allah dan Tidak ada yang mampu menandingi kehendak dan semua ciptaan Sang Maha Kuasa pun tunduk kepada-Nya," imbuhnya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 266 yang artinya:
"Apakah salah seorang di antara kamu ingin memiliki kebun yang memiliki segala macam buah-buahan. Kemudian, datanglah masa tua, sedangkan dia memiliki keturunan yang masih kecil-kecil. Maka, kebun itu ditiup angin kencang yang mengandung api lalu terbakar. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkannya". (QS. Al Baqarah [2]: 266).
Ayat tersebut menggambarkan kehancuran kebun akibat angin kencang yang membawa api mirip seperti peristiwa kebakaran yang terjadi di Amerika Serikat belakangan ini yang disebabkan oleh hembusan angin Santa Anna.
Ustadz Khalid Basalamah mengajak untuk mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi agar manusia senantiasa merenung, bersyukur, dan senantiasa bertaubat.
"Semoga kita senantiasa diingatkan untuk tidak menyombongkan diri dan terus memperbaiki hubungan kita dengan Allah," ucap Ustad Khalid Basalamah.
"Jadikanlah setiap peristiwa yang terjadi di dunia ini sebagai peringatan dan bahan renungan untuk bisa semakin mendekatkan diri kepada-Nya," pungkasnya.