SketsaNusantara.id - Malam tahun baru ialah momen yang dinantikan banyak orang karena di situlah mereka berkumpul menantikan detik-detik pergantian tahun.
Bagi sebagian orang, apalah artinya tahun baru. Toh, setiap hari bisa saja sama dengan hari-hari sebelumnya dan mungkin hari mendatang.
Sementara itu, bagi umat Islam tentu saja tidak boleh berputus asa karena setiap hari semestinya menjadi hari baru yang akan meningkatkan kualitas diri.
Tidak ada yang salah dengan perayaan tahun baru Masehi selama tidak melanggar ajaran Islam atau apa yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.
Namun, tahun baru bisa menjadi hari yang terburuk di atas bumi. Hal itu pernah dijelaskan oleh Abah Guru Sekumpul dalam sebuah kajian.
Dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @juminah7345, Abah Guru Sekumpul menyebutkan bahwa hari pergantian tahun adalah hari paling buruk di atas bumi.
Pasalnya, itu adalah hari ketika orang-orang berjingkrakan di atas bumi lalu mereka lupa dengan sholat, lupa dengan dzikir, dan lupa dengan menyebut istighfar dalam pergantian antar waktu.
Dari penjelasan Abah Guru Sekumpul di atas sebenarnya sudah sangat bisa dipahami berdasarkan fenomena yang sering kita jumpai di masyarakat.
Saat momen pergantian tahun, euforia masyarakat terasa sangat tinggi.
Baca Juga: Sugeng Warsa Enggal! 10 Ucapan Tahun Baru 2025 dalam Bahasa Jawa Lengkap dengan Arti
Banyak yang bahkan merelakan waktu dan uangnya untuk menikmati momen-momen pergantian tahun yang bagi sebagian masyarakat dianggap di luar nalar.
Bagaimanapun juga, umat Islam jangan sampai lengah menghadapi fenomena pergantian tahun dan perayaannya.