religi

Puasa Rajab Berapa Hari? KH Maimun Zubair Anjurkan untuk Laksanakan Sunnah Sejumlah Ini: Bersamaan dengan Turunnya...

Sabtu, 28 Desember 2024 | 17:00 WIB
Potret KH Maimoen Zubair yang akrab disapa Mbah Moen dan kalimat anjuran puasa Rajab. (x.com/@nahdlatululama.)

Ulama yang juga akrab disapa Mbah Moen ini menceritakan kisah tentang di balik hari puasa Rajab.

Baca Juga: 3 Doa Spesial Bulan Rajab: Ada yang Dibaca Awal Bulan hingga Lantunkan Ini Setelah Waktu Sholat Subuh dan Maghrib 70 Kali

"Puasa Rajab bagusnya dilakukan mulai tanggal 1 hingga tanggal 10," ujarnya.

KH Maimun Zubair juga menyebutkan kalau dirinya biasanya melaksanakan puasa Rajab di tanggal 1 dan 10 saja.

Boleh dilakukan hanya di tanggal 1 dan 10 Rajab saja jika seseorang tersebut tidak kuat berpuasa 10 hari.

Baca Juga: 5 Amalan Utama di Bulan Rajab, Jangan Lewatkan, Raih Pahala Berlipat Ganda

Menurutnya puasa sunnah Rajab di tanggal 10 itu baik, sebab ada peristiwa penting di malam 10 Rajab saat itu.

"Turunnya sukma Sayyid Abdullah di atas sukma Sayyidah Aminah bersamaan dengan turunnya Nur (cahaya) Nabi Muhammad SAW," ungkapnya.

Puasa di hari itu ada hubungannya dengan perjalanan Nabi Muhamad SAW yang nantinya akan dilahirkan dan menjadi Rasul Allah.

Baca Juga: 5 Keutamaan Bulan Rajab dalam Kalender Islam: Membaca Doa Khusus, Puasa Sunnah hingga Haram untuk...

Sehingga, KH Maimun Zubair tidak mempermasalahkan jika puasa Rajab dilaksanakan pada tanggal 1 Rajab, 1-10 Rajab, atau 10 Rajab.

Hanya saja patokan tanggal tersebut merupakan anjuran yang bisa diikuti untuk mengingat perjalanan Rasulullah SAW.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini