religi

Puasa Rajab Berapa Hari? KH Maimun Zubair Anjurkan untuk Laksanakan Sunnah Sejumlah Ini: Bersamaan dengan Turunnya...

Sabtu, 28 Desember 2024 | 17:00 WIB
Potret KH Maimoen Zubair yang akrab disapa Mbah Moen dan kalimat anjuran puasa Rajab. (x.com/@nahdlatululama.)

SketsaNusantara.id - Bulan Rajab merupakan salah satu dari 4 bulan yang dimuliakan dalam kalender Hijriah.

Allah SWT memberikan banyak keutamaan dan keistimewaan di bulan Rajab yang bisa dinikmat oleh seluruh umat Islam.

Selain disebut bulan haram atau mulia, Rajab juga disebut bulan sedekah dan dianjutkan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Baca Juga: Cek! Waktu Terbaik Puasa Rajab Menurut Gus Baha, Ada 2 Pilihan, Sesuaikan dengan Kemampuan

Pada bulan ini Allah SWT akan melipatgandakan pahala seseorang yang berbuat baik pun dosa orang yang berbuat maksiat.

Tidak hanya itu, saat bulan Rajab tiba umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak doa, sebab disebut bulan mustajab.

Di bulan ketujuh penanggalan Islam juga ada sejumlah peristiwa penting yang terjadi dalam catatan sejarah.

Baca Juga: 9 Peristiwa Penting di Bulan Rajab yang Harus Diketahui Umat Islam: Isra Miraj hingga Pembebasan Baitul Maqdis

Salah satunya adalah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan Isra Miraj.

Seperti anjuran memperbanyak amal kebaikan, salah satu amalan sunnah yang juga dicontohkan Nabi SAW adalah puasa sunnah bulan Rajab.

Puasa bulan Rajab juga bisa menjadi latihan untuk menyambut puasa Ramadhan yang dilakukan 2 bulan setelahnya.

Baca Juga: Termasuk Salah Satu Bulan Haram dalam Islam, Apa Saja Amalan Khusus Rajab? Ustadz Abdul Somad: Intinya...

Di bulan Rajab juga jadi kesempatan untuk membayar hutang puasa Ramadhan bagi orang-orang yang udzhur saat itu.

Lalu, puasa Rajab berapa hari? Salah satu ulama besar Indonesia almarhum KH Maimun Zubair pernah menerangkan tentang anjuran puasa sunnah Rajab, seperti dikutip SketsaNusantara.id dari Instgaram @ulama.nusantara, 12 Januari 2024.

Halaman:

Tags

Terkini