SketsaNusantaran.id - Masih viral kisah penjual es teh yang menjadi korban olok-olokan pendakwah saat acara sholawatan.
Adalah Sunhaji seorang kepala keluarga dua orang anak yang berjuang mencari nafkah dengan jualan es teh.
Sebelum berprofesi sebagai penjual es teh, Sunhaji bekerja sebagai pengglondong kayu.
Naas, saat bekerja ia mengalami kecelakaan hingga mengakibatkan tangannya patah hingga tidak bisa bekerja berat lagi.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ia bekerja serabutan, kadang bertani, berkebun, membantu tetangga, juga berjualan es teh di acara-acara sholawatan.
Nasib kurang baik dialami Sunhaji kembali, berharap mencari rezeki justru mendapat olok-olokan dari seorang pendakwah bernama Miftah Maulana Habiburrahman.
Dia dikatakan 'goblok' oleh Gus Miftah saat menjajakan dagangannya di acara sholawatan yang diisi Gus Miftah dan sejumlah pendakwah lainnya.
Ratusan ribu jamaah yang hadir ikut tertawa termasuk para pendakwah yang ada di atas panggung.
Wajah pasrah dan lelah Sunhaji tersorot kamera hingga membuatnya viral dan kini kebanjiran hadiah dari para dermawan.
Sementara Gus Miftah mendapat kritik pedas dari sejumlah kalangan termasuk pihak istana.
Aksinya dianggap tidak pantas karena melukai seorang bapak yang berjuang mencari nafkah bukan jualan agama.
10 umroh gratis, rumah, bantuan usaha, motor listrik, hingga uang ratusan juta tumpah ruah datang ke Sunhaji.