SketsaNusantara.id - Perdebatan antara siapa yang benar dan salah selalu mewarnai kehidupan manusia.
Masing-masing orang merasa dirinya paling benar. Padahal, belum tentu dia itu benar, malah sebaliknya.
Fahruddin Faiz mengingatkan bahwa orang yang kerap meributkan kebenaran versinya sendiri justru malah belum yakin dengan hal itu.
"Orang yang masih ribut dengan kebenarannya, biasanya dia masih terlalu belum yakin dengan kebenarannya," ujar Fahruddin Faiz, dikutip SketsaNusantara.id dari video shorts akun Youtube @khoirichannel.
Justru, orang yang ingin menegaskan betapa benarnya dirinya malah kerap sibuk menunjukkan atau mencari-cari kesalahan orang lain.
"Orang yang masih sibuk ingin menunjukkan salahnya orang lain, biasanya itu dilakukan dalam rangka menegaskan benarnya dirinya," lanjutnya.
Baca Juga: Ada Orang yang Tak Senang dengan Dirimu? Fahruddin Faiz Tegaskan Nasihat dari Imam Syafi'i
Orang yang semacam itu malah belum yakin dengan kebenarannya sendiri.
Bisa jadi ia sebenarnya tidak percaya dengan hal yang ia yakini sebagai kebenaran itu.
Fahruddin lalu mengingatkan bahwa orang yang sudah memahami kebenaran biasanya akan lebih tenang dan tidak ribut.
"Kalau kamu sudah tahu kebenaran, bisa saja kamu tenang, ndak ribut," kata Fahruddin.
Ia akan menjadi pribadi yang tenang dan tidak mempedulikan omongan orang lain yang tidak relevan.