SketsaNusantara.id - Apa sih definisi kebahagiaan itu? Bagaimana manusia dapat mencapai atau mewujudkan kebahagiaan itu? Setiap orang pasti berbeda-beda, bukan?
Di zaman ini, banyak orang mengejar eksistensi dan validasi.
Misalnya, ada orang yang merasa dirinya akan bahagia ketika sudah menempuh sejumlah jenjang pendidikan hingga mendapatkan gelar doktor.
Baca Juga: Kekhawatiran Hidup Lenyap! Baca Dzikir Pendek Amalan Gus Baha, Pahalanya Setara Dzikir Semalaman
Mereka menginginkan gelar, status, pengikut, hingga pengakuan yang kadang terlalu dibuat-buat.
Namun, ada juga yang ternyata sudah sangat bahagia ketika ia bisa duduk santai sambil ngopi di sebuah warung sederhana.
Lantas, siapa yang lebih pintar?
Baca Juga: Ganjarannya Surga! Gus Baha Berikan Amalan Dzikir Sederhana, Cuma 2 Kata
Ada nasihat penting yang disampaikan oleh Gus Baha mengenai fenomena manusia yang mengejar kebahagiaan.
Pertama-tama, ulama kharismatik itu mempertanyakan soal makna hidup.
"Hidup itu apa? Hidup itu adalah cari sebanyak mungkin, supaya hidup itu tergantung pada banyak hal," ujar Gus Baha, dikutip SketsaNusantara.id dari video akun TikTok @logikadancaraberpikir.
Baca Juga: Solusi Kocak Gus Baha Agar Mudah Bangun untuk Sholat Subuh: Pilih Muadzin...
Gus Baha pun membandingkan antara manusia yang mencari atau mempertahankan eksistensi dengan yang tidak membutuhkan banyak hal.
"Orang yang mempertahankan eksistensinya butuh banyak hal dengan yang tidak butuh banyak hal, itu pintar mana?" lanjut Gus Baha.