SketsaNusantara.id - Sejak era Wali Songo seperti Sunan Gunung Jati hingga Gus Dur, ada amalan doa yang bisa dibaca berulang-ulang.
Doa tersebut diambil dari ayat Al Quran yang tidak begitu panjang.
Untuk merasakan manfaat dari amalan tersebut, syaratnya harus dibaca secara istiqomah setiap hari secara berulang-ulang.
Dalam sebuah kesempatan, Gus Dur pernah menyampaikan amalan ini.
Menurutnya, amalan ini juga biasa dibaca oleh Sunan Ampel dan Sunan Gunung Jati.
Konon, amalan ini pun dibaca oleh Kyai Hasyim Asy'ari, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus kakek Gus Dur.
Amalan ini berasal dari Syekh Jumadil Qubro, yang merupakan leluhur dari Wali Songo.
Sosok Syekh Jumadil Qubro dikenal sebagai pembuka jalan masuknya Islam ke Nusantara.
Ia adalah seorang tokoh sufi dan penyebar agama Islam yang dipercaya menjadi leluhur banyak wali di Nusantara.
Baca Juga: Ijazah Mbah Moen, Rezeki Lancar dan Bebas Hutang, Lakukan Amalan Ini Sebelum Sholat Subuh
Berasal dari Uzbekistan, Syekh Jumadil Qubro dikenal karena peran pentingnya dalam penyebaran ajaran Islam di wilayah Asia Tenggara, terutama di Jawa.
Makamnya yang berada di Trowulan, Mojokerto, sering dikunjungi peziarah sebagai bentuk penghormatan atas jasanya dalam menyebarkan Islam