religi

Khutbah Jumat NU Tema Sumpah Pemuda 2024, Utamakan Persatuan Tanpa Memandang Perbedaan

Kamis, 24 Oktober 2024 | 09:00 WIB
Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2024 (Instagram.com/@museumsumpahpemuda)

SketsaNusantara.id - Teks Khutbah Jumat Nahdlatul Ulama (NU) tentang peringatan Sumpah Pemuda akan relevan dibacakan di pekan terakhir Oktober 2024.

Sumpah Pemuda bukan sekadar seremonial yang kerap mengabaikan substansi dari peristiwa yang menjadi bagian dari sejarah pembentukan bangsa Indonesia.

Peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober seharusnya menjadi momen terbaik untuk mengingatkan semua elemen masyarakat, terutama kaum muda tentang pentingnya persatuan dan kesatuan.

Baca Juga: Khutbah Jumat NU Terbaru untuk Pekan ke-4 Oktober 2024: Menghargai Waktu Seiring Berkurangnya Usia

Oleh sebab itu, materi teks Khutbah Jumat yang disampaikan pada pekan ini bisa mengangkat tema tentang Sumpah Pemuda.

Teks Khutbah Jumat NU ini ditulis oleh Ustadz Syakir NF, Imam Masjid Baitul Maqdis Desa Padabeunghar, Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat.

Dirangkum SketsaNusantara.id dari NU.or.id, inilah poin-poin ringkasan teks Khutbah Jumat tersebut:

Baca Juga: Khutbah Jumat NU Hari Santri Nasional 2024: Pentingnya Mengingat Sejarah Jihad Mengusir Kolonialisme di Nusantara

1. Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 adalah tanda kebangkitan generasi muda yang disatukan oleh cita-cita, yakni kemerdekaan Indonesia.

2. Sudah 96 tahun sejak peristiwa bersejarah itu, tetapi 3 sumpah generasi muda itu terus abadi hingga saat ini:

a. Bertumpah darah satu
b. Berbangsa satu
c. Menjunjung bahasa persatuan

Ketiga sumpah itu mengatasnamakan Indonesia sebagai sebuah entitas tanah air, bangsa, dan bahasa.

3. Tiga kesepakatan tentang entitas Indonesia itulah yang puluhan tahun berikutnya memantapkan Indonesia sebagai negara dan bangsa yang merdeka.

4. Kunci penting dalam peristiwa Sumpah Pemuda 1928 adalah persatuan. Dengan persatuan itulah, bangsa Indonesia bisa benar-benar lepas dari penjajahan.

Halaman:

Tags

Terkini