Ijazah wirid Rasulullah SAW ini memiliki makna untuk meminta kepasrahan segala sesuatu supaya Allah SWT yang mengatur semuanya.
Jika minta segala urusan diatur oleh Allah SWT, maka Insyaallah hajat dna rencana Allah pasti yang terbaik untuk hamba-Nya.
Sehingga, apa pun permasalahan, keinginan hajat, hingga permohonan yang diinginkan hasilnya dipasrahkan kepada pengaturan Allah SWT.
Bagaimana bunyi ijazah wirid Rasulullah SAW yang dihadiahkan untuk Sayyidah Fatimah Az Zahra?
Bacaan Arab
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Bacaan Latin
"Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan."
Artinya:
"Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan,"
"Perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya."
Ijazah wirid Rasulullah SAW ini bisa dibaca rutin di waktu selepas melaksanakan sholat subuh dan sholat maghrib.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!