Doa tersebut merupakan kutipan dari Qur'an Surat Asy-Syura ayat 18 yang berarti "Allah Maha Lembut terhadap hamba-hambanya. Dia memberi Rezeki kepada siapa saja yang ia Kehendaki dan Maha Kuat lagi Maha Perkasa."
Selain itu, membaca sholawat, "Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa'ala ali Muhammad, yang cukup dibaca sekali saja.
Setelah membaca sholawat kemudian ditutup dengan doa, "Allahumma wasi' 'alay ya rizqi. Allahumma 'atif 'alayya khalaqaka. Allahumma kama shunta wajhi 'anis sujuudi lighoirika fashunhu 'an dzullis su-aali lighairik, birohmatika ya arhamar raahimin" yang dibaca sekali.
Amalan tersebut diijazahkan oleh Mbah Moen kepada murid-muridnya dan dibaca rutin pada waktu subuh dan maghrib agar diberi kecukupan rezeki dan terbebas dari beban hutang.
Baca Juga: Ijazah Sholawat Rezeki Diijazahkan dari KH Anwar Manshur: Bisakah jika Diam Saja Tanpa Usaha?
Kyai Izzuddin mengaku telah mendapatkan manfaat luar biasa setelah rutin mengamalkan amalan ijazah dari Mbah Moen.
"Sejak umur 20 tahun saya sudah amalkan amalan dari Mbah Maimoen Zubair ini, alhamdulillah sampai sekarang saya nggak punya utang.
Murid Mbah Moen tersebut mengaku selalu diberi kecukupan rezeki meski terbilang hidupnya sederhana. Hidupnya pun tenang karena tak memiliki beban utang.
Kyai Izzuddin bersyukur karena mendapat barokah dari para ulama dan guru-gurunya terdahulu termasuk salah satunya setelah mengamalkan amalan dari Mbah Moen.
"Saya semenjak berkeluarga tidak pernah punya utang. Insya Allah selalu cukup, padahal saya ya nggak punya lahan sawah, pernah haji juga tahun 1994," ungkap Kyai Izzuddin.
"Alhamdulillah kebutuhan hidup tercukupi semuanya. Anak bisa sekolah, ke pesantren, ini mungkin barokah dari guru-guru saya. Jadi saya bersyukur dekat dengan ulama karena ulama insya Allah membawa barokah bagi semua orang," pungkasnya.
Membaca rutin amalan dari Mbah Moen sebagai pendekatan diri kepada Allah SWT agar selalu dilimpahkan rahmat serta kebaikan rezeki yang halal dan penuh berkah.