2. Bima alias Werkudara alias Brotoseno
Bima adalah karakter yang digambarkan sangat kuat. Sebagai anak kedua, ia menjadi penegak alias sosok yang berdiri kokoh melindungi saudara-saudaranya.
Bima menjadi simbol Rukun Islam yang ke-2 yakni Sholat. Sosoknya yang gagah, tinggi besar, dan tidak mau duduk adalah lambang dari keteguhan menjaga tiang agama.
3. Arjuna alias Janaka
Arjuna atau Janaka merupakan simbo dari Rukun Islam ke-3 yakni Puasa. Ia memang merupakan karakter Pandawa yang paling sering melakukan tapa puasa.
Tirakat puasa Arjuna menjadi bukti bahwa laku tersebut bisa menjadi perisai bagi diri manusia dalam mengendalikan segala hawa nafsu.
Baca Juga: Makna 2 Buto atau Raksasa di Gunungan Wayang Kulit, Penjaga Gerbang Ketauhidan
4. Nakula alias Pinten
Nakula dan Sadewa adalah saudara kembar yang lahir dari Dewi Madrim. Saat sang ibu meninggal, mereka berdua lalu diasuh dan diangkat anak oleh Pandu.
Nakula juga dikenal sebagai Pinten alias "Pintar" dan "Telaten". Ia merupakan penggambaran dari Rukun Islam ke-4 yakni Zakat.
Ia memang sering memberi makan kepada kaum fakir miskin dan bersedekah.
5. Sadewa alias Tangsen
Sadewa adalah simbol dari Rukun Islam ke-5 yakni Haji. Sadewa juga dikenal sebagai Tangsen, kependekan dari "Tanggung Jawab" dan "Risen" (risihan). Ia juga dikenal sebagai sosok sangat cerdas, terbukti saat berargurmen dengan Prabu Kresna yang mulanya menentang pembangunan kayangan untuk Pandawa.
Itulah 5 simbol Rukun Islam dari Pandawa Lima sebagai bukti kejeniusan dan kecanggihan Sunan Kalijaga saat menyampaikan syiar Islam ke bumi Nusantara.***