SketsaNusantara.id - Ajaran Islam disyiarkan oleh para Sunan Wali Songo melalui beragam produk seni dan budaya yang abadi melintasi zaman.
Salah satu warisan terbaik dari dakwah Wali Songo adalah melalui wayang kulit yang dipraktikkan oleh Sunan Kalijaga.
Kisah pewayangan yang sangat populer menggambarkan peperangan besar Baratayudha, yakni antara kubu Pandawa melawan Kurawa.
Pandawa melambangkan kebenaran yang berhadapan dengan Kurawa sebagai lambang kebatilan.
Pandawa Lima terdiri dari 5 bersaudara yang melambangkan Rukun Islam dengan masing-masing karakter yang kuat.
Mereka adalah Puntadewa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.
"Karakter-karakter ini semuanya menggambarkan dan ditanamkan nilai-nilai Islam kepadanya," ujar Ustadz Faizar dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Muhammad Faizar yang diunggah 20 November 2021.
1. Puntadewa alias Yudhistira
Puntadewa merupakan anak pertama dari Prabu Pandu dan Dewi Kunti. Ia menjadi simbol dari Rukun Islam ke-1 yakni kalimat syahadat.
Pasalnya, ia memiliki karakter yang berdarah putih alias sangat sabar, pemaaf, dan tidak punya dosa.
Selain itu, ia pemegang pusaka Jamus Kalimasada yang bermakna Kalimat Syahadat. Artinya, mereka yang sudah mengucapkan 2 kalimat syahadat adalah orang yang berbudi luhur.
Artikel Terkait
Revolusi Wayang: Ide Jenius Sunan Kalijaga hingga Islam Menyebar Luas di Jawa, Dulu Hiburan Kaum Bangsawan
Sunan Kalijaga Sukses Syiarkan Islam di Jawa Lewat Tokoh Punakawan, Mau Nanggap Wayang Cukup Bayar Dua Kalimat Syahadat
Jamus Kalimosodo Senjata Ampuh Puntadewa, Warisan Dakwah Sunan Kalijaga di Wayang Kulit, Jimat Paling Ampuh untuk Manusia
Makna Gunungan atau Kayon dalam Wayang Kulit, Bentuknya seperti Masjid dan jika Dibalik Berwujud...
Beginilah Cara Orang Jawa Berkomunikasi tanpa Timbulkan Konflik, Jadi Metode Dakwah Islam lewat Wayang Kulit