religi

Dakwah Wali Songo Tergantung pada 4 Tokoh Wayang Kulit ini, Gambaran Para Nabi dan Rasul yang Sering Diremehkan

Selasa, 16 Juli 2024 | 07:17 WIB
Ada sejumlah karakter wayang kulit yang punya peran krusial dalam dakwah Wali Songo. (Tangkap layar Youtube Muhammad Faizar)

Terbukti dari Kurawa yang meskipun berjumlah 100, tetapi mengalami kekalahan dan kehancuran dalam Perang Baratayudha.

Pasalnya, mereka tidak pernah mendengarkan nasihat atau aspirasi dari Togog dan Mbilung yang berpihak ke Kurawa.

Baca Juga: Jamus Kalimosodo Senjata Ampuh Puntadewa, Warisan Dakwah Sunan Kalijaga di Wayang Kulit, Jimat Paling Ampuh untuk Manusia

Berbeda dari punakawan di pihak Pandawa yang selalu didengarkan oleh para ksatrianya, sehingga selamat dan memenangkan perang.

"Nah sebenarnya punakawan ini, Semar, Gareng, Petruk, Bagong atau Bawor di Banyumas ini adalah gambaran dakwahnya para wali dan dakwahnya para mubaligh dalam Islam itu tergantung pada 4 karakter ini," ujar Ustadz Faizar, dikutip SketsaNusantara.id dari video kanal Youtube Muhammad Faizar, yang diunggah 15 November 2021.

Mereka bahkan merupakan gambaran dari para wali hingga nabi dan rasul yang dalam proses dakwahnya kerap dipandang sebelah mata oleh kebanyakan masyarakat.

Baca Juga: Sunan Kalijaga Sukses Syiarkan Islam di Jawa Lewat Tokoh Punakawan, Mau Nanggap Wayang Cukup Bayar Dua Kalimat Syahadat

"Bukan hanya gambaran dari para wali saja, tetapi gambaran dari semua nabi dan rasul yang sering diremehkan,"

Itulah kenapa para tokoh punakawan itu digambarkan sangat sederhana. Mereka adalah simbol dari kesederhanaan para dai atau ulama.

Tidak masalah jika mereka diremehkan karena punya keilmuan yang sangat tinggi.

Dalam wayang beber, cikal bakal wayang kulit purwa yang dikenal sekarang ini, tokoh-tokoh punakawan tidak dikenal.

"Punakawan baru muncul ketika era Islam di zaman Wali Songo, Kanjeng Sunan Kalijaga," pungkas Ustadz Faizar.***

Halaman:

Tags

Terkini